PON XX Papua
Anies Minta Kontingen Jakarta di PON XX Tetap Semangat, Beri Dukungan Melalui Video Call
Gubernur DKI Anies Baswedan memiliki rasa tanggung jawab tinggi. Ini dibuktikan lewat dukungannya pada kontingen yang sedang berlaga di PON XX Papua.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Valentino Verry
TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan bahwa kontingen DKI Jakarta masih unggul di peringkat pertama pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.
Diketahui, kabar baik tersebut diungkapkan Anies melalui akun Instagram resminya @aniesbaswedan.
Anies mengungkapkan DKI Jakarta telah berhasil memenangi 36 emas, 23 perak, serta 24 medali perunggu pada perolehan sementara hingga Minggu (3/10/2021).
Baca juga: Kunjungi Venue, Ketum KONI Pusat Harap Voli Pantai Bisa Jadi Cabor Andalan Indonesia
"Alhamdulillah, sampai hari ini DKI Jakarta masih menempati peringkat satu di PON XX Papua 2021," ucap Anies yang dikutip Warta Kota, Senin (04/10/21).
Diketahui sebelumnya, Orang nomor satu di Ibu Kota ini memberikan dukungan kepada para atlet kontingen DKI Jakarta yang bertandong di PON XX Papua melalui video call.
Tambahnya, kata Anies, Atlet DKI Jakarta harus bisa jadi inspirasi tentang kerja keras dan semangat pantang menyerah, serta jadi teladan untuk sportivitas dan persahabatan.
"Selamat bertanding, terus jaga semangat, senyum terus, optimis terus. Salam hangat dari Jakarta buat Papua," tutupnya.
Baca juga: Kasus Harian Covid-19 Terus Melandai, Warga Karawang Diingatkan Tetap Jaga Prokes
Sayang, event bertaraf nasional ini tercoreng oleh persoalan honor yang belum terbayarkan.
Panitia pelaksana (panpel) pertandingan sepak takraw Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua mogok tugas sementara karena honor belum dibayarkan.
Informasi tersebut didapat dari salah seorang pelatih kontingen sepak takraw Aceh, Munzir dan seorang petugas keamanan yang berjaga di lokasi.
Menurut Munzir, informasi penundaan pertandingan ini sudah ada sejak Minggu (3/10/2021) malam.
Para kontingen sudah mendapatkan informasi dari panpel sepak takraw terkait penundaan pertandingan sementara di PON Papua.
"Sebenarnya tadi malam kami sudah mengetahui informasi penundaan ini. Dari kabar yang saya dengan terkait masalah honor panitia yang belum dibayarkan. Panitia akhirnya mogok sementara," kata Munzir kepada Tribun Network, Senin (4/10/2021).
Baca juga: Adu Akting, Rio Dewanto Akui Sulit Imbangi Stamina Yayan Ruhiyan
Sejatinya, pertandingan sepak takraw PON Papua dimainkan di GOR Trikora, Universitas Cendrawasih, Kota Jayapura.
Ada dua nomor yang dipertandingkan pada cabor sepak takraw hari ini yakni double event putra dan putri.
Menurut Munzir, penundaan ini pastinya merugikan seluruh kontingen atlet yang bertanding di sepak takraw PON Papua hari ini.
Sebab, seluruh tim kontingen sudah melakukan persiapan dan menyusun periodisasi terhadap performa atletnya.
"Saya sebagai pelatih masalah penundaan ini memang sedikit ada rasa kecewa. Tentunya penundaan ini sangat berpengaruh terhadap atlet kami," ungkapnya.
"Semoga permasalahan ini bisa cepat terselesaikan dan pertandingan bisa dilanjutkan," tambahnya.
Sementara itu, salah seorang petugas keamanan yang berjaga di lokasi juga mengkonfirmasi terkait penundaan pertandingan ini.
Baca juga: Kondisi Stadion Pakansari Usai Berakhir Liga 1 Series 1, Ini Kata Kepala UPT Pengelola Sarpras
Menurutnya, penundaan ini disebabkan karena ada permasalahan yang belum teratasi saat pelaksanaan PON Papua ini.
"Iya tadi memang sudah banyak atlet yang mau bertanding. Tapi mereka tidak bisa masuk hanya di luar saja. Panpel sendiri infonya mogok untuk melaksanakan tugas," kata seorang petugas keamanan yang tak mau disebutkan namanya kepada Tribun Network.
Informasi yang berhasil dihimpun, panitia sepak takraw di GOR Trikora mogok melaksanakan tugas karena tidak ada kejelasan masalah honor.
Mereka kompak tidak hadir dan menuntut kejelasan terkait pembayaran honor pertandingan.
"Iya infonya masalah honor yang belum dibayar. Dari semalam sudah ada informasi terkait penundaan ini, tapi kami tetap berjaga disini mengamankan tempat pertandingan," tambahnya.
Baca juga: Naik Seribu Rupiah Per Gram, Harga Emas Batangan Antam Hari Ini Jadi Rp 924.000 per Gram
Pantauan wartawan Tribun Network di lokasi pertandingan, para atlet dari berbagai kontingen harus tertahan di luar venue.
Sebagain besar kontingen memilih untuk kembali ke penginapannya masing-masing.
Namun ada juga yang tetap bertahan di luar venue GOR Trikora.
Mereka harus menunggu kejelasan waktu pertandingan sembari tidur-tiduran di pelataran area GOR Trikora.
Dengan adanya penundaan sementara pertandingan ini akan berpengaruh terhadap jadwal yang telah disusun sebelumnya.
Di sisi lain, informasi terbaru menyebutkan pertandingan sepak takraw PON Papua baru akan dilanjutkan lagi pada pukul 13.00 WIT.
"Tadi kami sudah ada informasi lanjutan dari hasil manager meeting waktu pertandingan akan dilanjutkan pukul 13.00 WIT," tutup Munzir.
Baca juga: Pesinetron Aisyah Aqilah Senang Doanya Terkabul bisa Bawa Jeff Smith Melepas Rindu Keliling Papua
Diketahui, cabor sepak takraw PON Papua ini sudah dipertandingkan di PON Papua sejak 27 September 2021.
Dijadwalkan, pertandingan sepak takraw PON Papua berlangsung hingga 9 Oktober 2021.
Sebelumnya di nomor double team putra dimenangi oleh kontingen Jawa Timur dan putri diraih DKI Jakarta.
Sejumlah atlet cabang olahraga (Cabor) sepak takraw Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dari berbagai kontingen terlantar, Senin (4/10/2021).
Para atlet sudah tiba di arena pertandingan, namun pintu masuk GOR Trikora Universitas Cenderawasih, tidak berada di lokasi pertandingan.
Para atlet sepak takraw ini pun harus tertahan di luar dan tak bisa menjalani persiapan.
Sejumlah kontingen atlet dari berbagai daerah tertahan di luar dan hanya menjalani persiapan di luar arena pertandingan.
Setelah beberapa lama tidak ada kejelasan, para kontingen dari berbagai daerah kembali ke hotelnya masing-masing.
Salah seorang petugas keamanan yang berjaga di lokasi menyebut panitia pelaksanan pertandingan cabor sepak takraw mogok bertugas di PON Papua.
Hal ini disebabkan karena permasalahan yang belum terselesaikan dengan baik saat pelaksanaan PON Papua ini.
"Iya tadi memang sudah banyak atlet yang mau bertanding. Tapi mereka tidak bisa masuk hanya di luar saja. Panpel sendiri infonya mogok untuk melaksanakan tugas," kata seorang petugas keamanan yang tak mau disebutkan namanya, Senin (4/10/2021).
Alhasil, pertandingan cabor sepak takraw di PON XX Papua terpaksa ditunda sementara pelaksanaannya.
Sejatinya, cabor sepak takraw PON Papua dijadwalkan bermain hari ini, Senin (4/10/2021) sejak pukul 08.00 WIT.
Venue sepak takraw PON Papua berada di GOR Trikora, Universitas Cendrawasih, Kota Jayapura.
Ada dua nomor yang dipertandingkan di cabor sepak takraw PON Papua yakni Double Event Putra dan Putri.
Informasi yang berhasil dihimpun, panitia sepak takraw di GOR Trikora mogok melaksanakan tugas karena tidak ada kejelasan masalah honor.
Mereka kompak tidak hadir dan menuntut kejelasan terkait pembayaran honor pertandingan.
"Iya infonya masalah honor yang belum dibayar. Dari semalam sudah ada informasi terkait penundaan ini, tapi kami tetap berjaga disini mengamankan tempat pertandingan," tambahnya.
Dengan adanya penundaan sementara pertandingan ini akan berpengaruh terhadap jadwal yang telah disusun sebelumnya.
Cabor sepak takraw PON Papua ini sudah dipertandingkan di PON Papua sejak 27 September 2021.
Dijadwalkan, pertandingan sepak takraw PON Papua berlangsung hingga 9 Oktober 2021.