Jumat, 15 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Produk UMKM Tambun Utara Bikin Bangga, Sukses Tembus Pasar Dunia

Tak disangka produk UMKM dari sebuah desa di Tambun Utara sukses menembus pasar dunia. Lebih membanggakan produk dibuat oleh industri rumahan.

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rangga Baskoro
Perkumpulan UMKM Tambun Utara saat rapat bersama unsur Kecamatan Tambun Utara. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Membanggakan, beberapa produk rumahan UMKM Tambun Utara telah merambah pasar luar negeri.

Mereka bahkan mampu bersaing dengan produsen perusaahaan besar lain di tengah krisis pandemi.

Camat Tambun Utara Najmuddin mengatakan produk-produk unggulan UMKM asli Tambun Utara seperti kecap dan abon ikan cakalang telah sering diekspor ke berbagai negara.

Baca juga: Gunakan Dana CSR 15 Perusahaan, Cellica-Aep Tinjau Perbaikan Jalan Interchange Tol Karawang Timur

"Kecapnya asli Desa Jejalenjaya sampai ke Amerika Serikat dan sering ikut pameran UMKM di beberapa negara. Sama seperti abon cakalang dari Karang Satria," ujar Najmuddin, Sabtu (9/10/2021).

Pihaknya sebagai pemerintah berupaya untuk memfasilitasi para pelaku UMKM sehingga mereka bisa lebih memperluas pasarnya.

"Mayoritas dari mereka memang mandiri ya. Makanya ini saya coba kumpulin untuk mendengar aspirasi mereka sehingga bisa kamj jembatani," ucapnya.

Baca juga: Pevoli Pantai Putra Jatim II Terpesona pada Keindahan Alam Papua

Kini, para pelaku UMKM di Tambun Utara telah memiliki wadah Perkumpulan UMKM Tambun Utara yang menaungi sebanyak 70 pengusaha.

Keberadaan wadah tersebut disebut Najmuddin bisa membantu pihaknya untum menjembatani keingin pelaku UMKM sehingga mendongkrak perekonomian masyarakat kecil.

"Kami upayakan pelatihan baik dari dinas UMKM, dinas sosial, dinas perindustrian, perdagangan, akan kami rangkul," ujarnya.

"Pernah beberapa waktu lalu ada pelatihan menjahit untuk warga agar berdikari. Kedepannya nanti kan bisa kalau misalnya mau meminjam modal ke bank karena pasarnya sudah jelas," tandas Najmuddin.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved