Berita Kriminal
Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah di Dekat GOR Panatayudha Karawang, Kasat Reskrim: Mohon Doanya
Jasad itu ditemukan tergeletak di depan rumahnya pada Rabu (27/10/2021) malam.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG -- Geger, jasad laki-laki ditemukan bersimbah darah di
daerah Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, dekat dengan GOR Panatayudha.
Jasad itu ditemukan tergeletak di depan rumahnya pada Rabu (27/10/2021) malam.
Kabar kejadian dugaan pembunuhan itu diunggah melalui akun media sosial @infokrw, dalam unggahannya terlihat sejumlah warga dan petugas kepolisian melakukan evakuasi jasad korban.
Sementara Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliesta Ageng Wichaksana membenarkan atas penemuan jasad laki-laki penuh darah tersebut.
Baca juga: Mayat Pria di Area Taman Hutan Kota Patriot Diduga Korban Pembunuhan, Kondisi Tangan Masih Terikat
Baca juga: Ungkap Identitas Mayat Pria dengan Tangan Terikat di Taman Hutan Kota, Polisi Tunggu Hasil Autopsi
"Iya benar, kejadian Rabu malam menjelang dini hari," katanya saat dikonfirmasi, pada Kamis (28/10/2021).
Ditanya lebih lanjut, dirinya meminta doa agar kasus ini segera ditangani dengan baik dan cepat.
"Terkait berita silahkan satu pintu lewat subbag humas ya. Saya izin fokus penanganan perkara, mohon doanya," terang dia.
Dalam unggahan di media sosial dituliskan keterangan, ' #laporanwargakrw Warga Karawang digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki di daerah Nagasari Guro I, Kec. Karawang Barat, dekat dengan GOR panatayudha, diduga mayat tersebut adalah korban aksi pembunuhan, Rabu (27/10) malam. Belum diketahui identitas dan motif pembunuhan tersebut. Saat ini jenazah sudah dievakuasi.
Saat didatangi ke lokasi rumah duka, keluarga belum dapat memberikan keterangan kepada awak media.
BERITA VIDEO : PENGANIAYA PEMULUNG TUA DICARI POLISI
Mayat pria di taman kota
Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan tewas di area Taman Hutan Kota Patriot, Kota Bekasi, Rabu (27/10) siang.
Diduga kuat, mayat di Taman Hutan Kota Patriot tersebut merupakan korban pembunuhan.
Penemuan mayat pria diduga korban pembunuhan ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Heri Purnomo.
Dirinya mengatakan berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, jika korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat.
"Iya korban terikat tangannya oleh tali rafia di bagian belakang tangannya," kata AKBP Heri Purnomo ditemui di lokasi, Rabu (27/10/2021).
Hingga saat ini diungkapkan oleh Heri, pihaknya tidak menemukan adanya identitas dari korban.
Pihaknya mengaku masih melakukan menyelidiki dan membawa jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan Autopsi.
"Sementara ini tidak ditemukan identitas. Saat ini masih dalam tahap outopsi di Rumah Sakit Polri Krama Jati, Jakarta Timur," katanya.
Dikatakan Heri, diduga korban merupakan korban pembunuhan.
Selain ditemukan adanya luka dibagian wajah, korban juga ditemukan dalam kondisi terikat. Selain itu, diduga korban sudah tewas lebih dari satu hari pasca ditemukan.
"Kalau melihat kondisinya, korban mengalami luka di bagian wajahnya. Namun nanti akan kita perdalam lagi, karna apabila melihat kondisi wajah korban sudah ditutupi belantung,' ujarnya.
Dari olah TKP yang dilalukan oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota, beberapa barang bukti sudah diamankan dari lokasi guna menyelidiki lebih lanjut.
Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Polres Metro Bekasi Kota.
"Ada (barang bukti). Yang lain-lainnya masih dalam tahap penyelidikan terhadap temuan mayat ini," ucapnya.
Dikira Bangkai Kucing
Warga dihebohkan akan penemuan sesosok mayat di Taman Hutan Kota Patriot, Kota Bekasi, Rabu (27/10/2021).
Sosok mayat laki-laki di Taman Hutan Kota Patriot ditemukan seorang saksi yang merupakan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Rahmat Hidayat.
Saat itu, Rahmat Hidayat menemukan mayat pria di Hutan Kota Bekasi saat sedang beristirahat di sekitaran lokasi.
Berawal, angin berhembus cukup kencang dan membuat hidung Rahmat Hidayat tak sengaja mengendus aroma busuk.
Saat itulah Rahmat curiga dengan bau busuk tersebut yang awalnya dikira bangkai kucing.