Berita Karawang
Pengusaha Rumah Makan di Karawang Tewas Dikeroyok Dikenal Ramah dan Suka Bercanda
Korban kadang nongkrong untuk ngobrol-ngobrol sama para pedagang sambil minum kopi atau untuk sekedar makan mie atau nasi goreng.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Khairul Amin (54), seorang pengusaha rumah makan Padang, ditemukan tewas bersimbah darah di depan rumahnya di Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, di dekat GOR Panatayudha, Rabu (27/10/2021) malam.
Korban diduga tewas setelah dikeroyok sejumlah orang tak dikenal. Korban memiliki usaha rumah makan padang di kawasan dekat komplek GOR Panthayuda, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Karawang.
Atas meninggalnya korban membuat terkejut para pedagang sekitar rumah makan korban.
Sebab, korban dikenal baik oleh para pedagang dan sering bercanda. Setiap malam korban nongkrong di komplek GOR Panathayuda dekat rumah.
Salah satu pedagang, Opik (37) mengatakan tidak menyangka jika Khairul Amin atau yang sering disapa Pak Haji ini tewas dikeroyok orang,
"Pak Haji itu orangnya ramah dan suka becanda, baik sama pedagang disini (GOR-red) atau sama pengunjung. Engga nyangka kok ada yang keroyok gitu kan informasinya," kata Opik, pada Jumat (29/10/2021).
Menurut Opik, korban hampir setiap malam nongkrong di sekitaran GOR Panathayuda. Namun dua hari ke belakang memang korban tidak kelihatan ada di GOR.
"Sejak hari Senin tidak kelihatan, tapi tiba-tiba Rabu malam ramai dekat rumahnya ternyata Pak Haji meninggal banyak luka senjata tajam," ungkap dia.
Baca juga: Pengusaha Rumah Makan Tewas Diduga Dikeroyok di Depan Rumahnya, Ini Sosok Korban di Lingkungan
Baca juga: Pria Tewas Bersimbah Darah di Dekat GOR Panatayudha Karawang Ternyata Pengusaha Rumah Makan
Opik mengatakan, korban kadang nongkrong untuk ngobrol-ngobrol sama para pedagang sambil minum kopi atau untuk sekedar makan mie atau nasi goreng.
Kadang suka becanda dengan para pengunjung (pembeli) di GOR Panatayudha. "Kadang suka janjian bertemu temannya disini (GOR)," jelas dia.
Yanto (47) pedagang kaki lima lainnya mengatakan, korban diketahui santun terhadap siapa pun. Maka itu, kematian tragis dialami Khairul Amin menghebohkan para pedagang disekitar Gor Panatayudha Karawang.
"Makanya para pedagang heran kok ada yang tega membunuhnya. Selama saya mengenal pak Haji, gak pernah tuh dia cerita kalau lagi ada masalah atau semacamnya," katanya.
Kasubbag Humas Polres Karawang Ipda Budi Santoso menjelaskan diduga kuat korban meninggal akibat kekerasan ataupun pengeroyokan.
Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan kasus tersebut guna mencari tahu pelaku pengeroyokan tersebut.
"Sementara dugaan ini kasus kekerasan mengakibatkan meninggal dunia. Karena banyak ditemukan luka akibat senjata tajam, untuk jumlah pelakunya kita belum tahu masih didalami," terang dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/rm-30okt.jpg)