Rabu, 20 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Daerah

Trubus Rahardiansyah Menilai Program Sumur Resapan di Jakarta Hanya Habiskan Anggaran

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah pesimistis melihat program sumur resapan di ibu kota.

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com
Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, mengatakan program sumur resapan di Jakarta hanya menghabiskan anggaran. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menilai, program sumur resapan yang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta hanya menghamburkan anggaran saja.

Karena sumur resapan tidak terlalu berfungsi untuk melakukan antisipasi banjir dan genangan di Jakarta.

Apalagi sumur resapan Pemprov DKI Jakarta berapa di atas trotoar dan itu menunjukan ketidak jelasan program dari Pemprov.

Baca juga: Kuasa Hukum Putri Nia Daniaty Minta Korban Penipuan Juga Ditetapkan Menjadi Tersangka

"Pembangunan sumur resapan itu akan efektif apabila dibawahnya disambung dengan gorong-gorong," ucap dia saat dihubungi Wartakotalive.com, Kamis (11/11/2021).

Seharusnya, Pemprov DKI Jakarta membuay drainase karena itu dapat menampung kapasitas air hujan dalam jumlah besar.

Bahkan, Trubus meyakini drainase yang dibuat akan mengantisipasi genangan dan banjir saat hujan turun.

"Kalau cuma sumur resapan kalau ada air ya sudah malah menbahayakan kan, melebar ke mana-mana airnya, debit air Jakarta tinggi apalagi lanina," tuturnya.

Baca juga: Satpol PP DKI Sita 144 Botol Miras saat Gelar Operasi Pengawasan dan Penertiban Minuman Beralkohol

Menurut dia, penyebab banjir dan genangan yang terjadi di Jakarta karena masifnya pembangunan air tanah.

Sehingga permukaan tanah di Jakarta turun setiap tahun dengan rata-rata 7 centimeter.

Bahkan, sudah ada prediksi secara ilmiah bahwa Jakarta akan tenggelam pada tahun 2050 mendatang.

"Kan ada riset ilmiahnya, itu karena permukaan tanah terus turun," jelasnya.

Sebelumnya, keberadaan sumur resapan sempat viral di sosial media instagram karena pembuatannya berada di trotoar atau di atas jalan yang sering digenangi air.

Baca juga: Pegawai SPBU di Bekasi Tusuk Sopir Angkot karena Kesal atas Suara Bising Knalpot

Video viral itu diunggah di akun Instagram @dinas_sda beberapa waktu lalu dan juga ada klarifikasi atau penjelasan terkait hal itu.

Salah satu sumur resapan yang sudah dikerjakan berada di depan SDN 11 Jalan Kebon Raya, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Ada tiga sumur resapan yang dibuat di sana secara bersampingan dan satu kotak sumur resapan ada empat lobang kecil.

Baca juga: BPBD Karawang Sebar 30 Perahu ke Wilayah Rawan Banjir di saat Musim Hujan Meninggi

Pandi warga sekitar tidak mengetahui kalau beberapa waktu lalu adalah pengerjaan sumur resapan.

"Saya pikir lagi memperbaiki trotoar karena kan adanya di atas trotoar tuh," ucap dia kepada Wartakotalive.com.

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved