Minggu, 12 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Rieke Diah Pitaloka Ajak Masyarakat Bikin Tagar #SaveValencya dan #BebaskanValencya

KDRT psikis yang dialami Valencya, ibu rumah tangga di Karawang, mendapat banyak perhatian masyarakat. Salah satunya Rieke Dyah Pitaloka.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rangga Baskoro
Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka saat bertemu Valencya, Kamis (18/11/2021) 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Kasus Valencya yang menjadi korban KDRT, namun kini menjadi terdakwa mendapatkan banyak perhatian dari banyak pihak, termasuk Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka.

Rieke langsung bertolak menuju Karawang untuk memberikan dukungan kepada Valencya, Kamis (18/11/2021), yang diagendakan menjalani sidang pledoi atas dugaan kasus KDRT.

Baca juga: BI dan Kemendag Pilih Mall of Serang Sebagai Pilot Project Transaksi Belanja Tanpa Sentuh

Kepada Valencya dan anaknya Angel, Rieke mengatakan keduanya harus tetap tegar menghadapi masalah yang kini bergulir di meja hijau.

"Support dari keluarga itu penting, Angel yang kuat, tidak usah malu," ujar Rieke.

"Malah harus bangga punya ibu yang seperti ini, mau maju dan bersuara. Karena kebanyakan orang kalau menghadapi seperti ini, enggak mau bersuara," imbuhnya.

Rieke menjelaskan bahwa permasalahan KDRT bukan merupakan masalah gender, namun masalah keadilan yang menjadi hak asasi setiap manusia.

Baca juga: Jelang Superbike Mandalika Tingkat Keterisian Penumpang Pesawat Rute Lombok Meninglat Drastis

"Karena di ranah privat, ini bisa terjadi, tapi banyak juga perempuan tidak tahu harus bagaimana karena merasa dalam posisi yang lemah," katanya.

"Tapi ini bukan soal perempuan dan laki-laki. Ini soal bagaimana ketidakadilan, bukan masalah gender. Karena laki-laki pun lahir dari seorang perempuan," lanjutnya.

Meski permasalahan KDRT bisa dibawa ke meja hijau, namun ia ingin agar kasusnya berjalan sesuai fakta bahwa Valencya, pada dasarnya merupakan seorang korban.

Baca juga: Pemprov DKI Buat Portal Layanan Ketenagakerjaan Jaknaker.id untuk Memudahkan Pencari Kerja

"Memang kasus ini bisa masuk ke ranah hukum, tapi bukan berarti sudah jadi korban di ruang privat, ditambah di ranah hukum juga dikorbankan, itu yang bagi saya, tidak boleh terjadi lagi," ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia meminta agar masyarakat bisa memberikan dukungan dengan membuat tagar di media sosiak atas kasus yang membelit Valencya.

Selain itu, ia juga akan membuat petisi agar bisa dijadikan pertimbangan para instansi penegak hukum di Kabupaten Karawang.

Baca juga: Di Luar Dugaan, Harga Emas Antam Melonjak Rp 8.000 per Gram, Kesempatan Menjual untuk Meraup Untung

"Mudah-mudahan kalau kita bisa bergerak bersama, kita akan menggalang dukungan sebanyak-banyaknya untuk Ibu Valen. Ibu jangan lemah, ibu kuat, saya pernah ada di posisi ibu," katanya.

"Syaratnya cuma satu, ibu harus kuat. Saya minta dukungan masyarakat viralkan hashtag #SaveValencya dan #BebaskanValencya," tandas Rieke.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved