Sabtu, 11 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Pria Gangguan Jiwa Nekad Bakar Posko Ormas di Kota Bekasi

Seorang penyandang gangguan jiwa di Kota Bekasi berbuat di luar dugaan. Dia berani membakar posko sebuah ormas besar.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Ilustrasi - Posko Pemuda Pancasila di Kota Bekasi dibakar oleh seorang penderita gangguan jiwa di Kota Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Beberapa barang di pos ormas Pemuda Pancasila (PP) Ranting Ciketingudik, Bantar Gebang, Kota Bekasi terbakar.

Diduga kebakaran itu sengaja dilakukan oleh seorang pria yang mengalami gangguan kejiwaan.

Baca juga: Usia Kehamilan Anak Kedua Masuk Lima Bulan, Cut Meyriska Ogah Pikirkan Soal Ngidam

Terjadinya kebakaran di Pos Ormas PP Kota Bekasi itu pun dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari. Ia mengatakan kejadian kebakaran terjadi pada Kamis (18/11) malam.

"Benar kejadian semalam. Hanya beberapa barang saja yang terbakar," kata Erna Ruswing Andari, Jumat (19/11/2021).

Dikatakan Erna, berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan saksi, jika kebakaran itu diketahui berawal ketika Salahudin (45) tengah melintas di sekitar lokasi.

Namun, ia melintas ada beberapa barang seperti kursi yang terlihat bekas terbakar.

Baca juga: Pensiun dari Wali Kota Tangsel, kini Airin Rachmi Diany Bangkit Urusi Pemberdayaan UMKM

"Bahan yang terbakar diantaranya kursi plastik, kursi kayu serta logo Ideologi lima sila dari bahan plastik telah habis terbakar yang menurut dugaan  bahwa semua barang-barang tersebut dibakar secara sengaja," katanya.

Selanjutnya saksi pun melaporkan kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat jika pos ormas itu sempat disingahi oleh seseorang yang mengalami gangguan kejiwaan.

Diduga orang dengan gangguan kejiwaan itulah yang membakar beberapa barang di pos tersebut.

Baca juga: Operasi Zebra Jaya 2021 di Kolong Tol Tomang, Satlantas Jakbar Bagikan Makanan kepada Pengendara

"Diduga dilakukan oleh seseorang yang dalam keadaan gangguan jiwa. Dimana informasinya seseorang itu sering berada disekitar lokasi, beristirahat di dalam pos tersebut," ujarnya.

Saat ini, Polres Metro Bekasi Kota telah melakukan langkah komunikasi kepada pengurus ormas tersebut untuk mengantisipasi hal terjadinya pemicu konflik.

Sejauh ini Erna pun menyebut jika kondisi situasi di pos tersebut kondusif.

Baca juga: Ariza Ungkap Alasan Terkait Hibah Rp 486 Juta ke Yayasan yang Dipimpin Ayahnya

"Tentu langkah kami sudah berkomunikasi, dan meminta agar tetap menjaga situasi kondusif dengan mengurangi jumlah anggota PP dilokasi tersebut serta tidak melakukan hal-hal yang sifatnya dapat menimbulkan atau memicu konflik dengan pihak-pihak lain," ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved