Berita Jakarta

Tekan Pencemaran Lingkungan, Pemkot Jakarta Pusat Kembangkan Kampung Iklim Eduwisata

Di kampung iklim itu ada kandang maggot yang baru diresmikan oleh Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma pada Jumat (3/12/2021) lalu.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma meresmikan Kampung Iklim Eduwisata di RW06, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM — Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama Pegadaian mengembangkan Kampung Iklim Eduwisata di RW06, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Di kampung iklim itu ada kandang maggot yang baru diresmikan oleh Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma pada Jumat (3/12/2021) lalu.

Selain meresmikan kandang maggot, Dhany juga menebar bibit ikan lele di tambak buatan warga sekitar dan juga melakukan panen iklan lele yang dipelihara sejak beberapa bulan lalu. 

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma menjelaskan, RW06 Kelurahan Kebon Kosong bakal jadi percontohan untuk menekan pencemaran lingkungan.

Nantinya sampah organik bakal menjadi makanan sehari-hari maggot dan hal ini dapat mengurangi jumlah sampah organik di Jakarta Pusat.

Baca juga: Kerap Kecelakaan, Pengamat Perkotaan Nilai Perlu Cek Menyeluruh Sopir TransJakarta dan Armadanya

"Sampah kalau dikelola dengan baik ini akan membawa berkah melalui bank sampah. Jika sampah bisa dikelola kenapa harus dibuang, lebih baik dimanfaatkan sehingga mempunyai nilai ekonomis," ujarnya, Minggu (5/12/2021).

Dhany meminta kepada warga Kebon Kosong untuk mengelola sampah menjadi pupuk dengan cara komposting. Sebab, pupuk yang dihasilkan dapat digunakan untuk penghijauan di wilayah Jakarta Pusat.

Budidaya maggot ini juga salah satu cara untuk mengatasi permasalahan sampah yang sifatnya organik.

"Ada sekitar 15.000 maggot yang kami siapkan untuk mengatasi dua kg sampah jenis organik dalam waktu 1x24 jam, tentunya hewan ini sangat bermanfaat bagi lingkungan," jelas dia.

"Maggot itu sendiri mengandung nutrisi yang cukup baik sehingga sangat cocok menjadi pakan ternak," sambung dia.

Baca juga: BPBD DKI Jakarta Minta Warga Ibu Kota Waspadai Potensi Gerakan Tanah

Sementara itu, Vice President Pegadaian Jakarta I, Hendra Hermawanto menambahkan, pihaknya menyisihkan keuntungan dari bisnisnya untuj memberdayakan masyarakat di DKI Jakarta.

Sebab, pihaknya memiliki tanggung jawab secara sosial dengan menghadirkan sejumlah program.

"Kami mendukung program Pemerintah salah satunya bagaimana mengelola sampah di DKI Jakarta," terang Hendra.

Menurut dia, pihaknya juga memberikan bantuan berupa penambahan gudang sampah organik dan pembuatan kandang maggot berukuran 4x5 meter.

"Tadi selain panen ikan lele, warga juga panen ubi jalar 50 kg, hasil panen tersebut dijual kepada warga lain," ucap dia.Foto: Istimewa/resmikan kandang maggot dan Panen Ikan Lele di RW06 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat jumat (3/12/2021).

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved