Senin, 27 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Bencana Alam

UPDATE Erupsi Gunung Semeru, Ini Penampakan Aliran Lahar di Curah Kobokan dan Jembatan Gladak Perak

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melakukan peninjauan ke lokasi terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru menggunakan helikopter BNPB.

Penulis: Panji Baskhara | Editor: Panji Baskhara
Humas BNPB
Gambar melalui udara memperlihatkan kondisi di sepanjang aliran lahar di Curah Kobokan yang alami kerusakan tertutup material vulkanik dari awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). Selain itu juga kerusakan juga terlihat Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan dampak awan panas guguran Gunung Semeru. 

TRIBUNBEKASI.COM - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melakukan peninjauan ke lokasi terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru.

Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi terdampak APG Gunung Semeru melalui udara, menggunakan helikopter BNPB.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Plt Kapusdatinkom BNPB, Abdul Muhari dalam siaran persnya diterima TribunBekasi.com, Senin (6/12/2021).

Saat itu Kepala BNPB didampingi Kapolda Jawa Timur Nico Afinta, dan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah.

Baca juga: UPDATE Erupsi Gunung Semeru, 14 Orang Meninggal Dunia, Berikut Ini Penjelasan Plt Kapusdatinkom BNPB

Baca juga: Masih Berstatus Waspada, Masyarakat Dilarang Beraktivitas pada Radius 1 Kilometer dari Kawah Semeru

Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, Hewan Ternak Warga Dusun Curah Kobokan Ini Masih Hidup: Tapi Rumah Saya Hancur

Mereka terbang dari Lapangan Bola Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, hari ini.

Pada peninjauan itu, Letjen TNI Suharyanto melihat langsung dampak dari kejadian bencana APG Gunung Semeru, setelah helikopter terbang rendah.

Di gambar visual terlihat, kondisi di sepanjang daerah aliran lahar di Curah Kobokan alami kerusakan, tertutup material vulkanik dari APG Gunung Semeru.

"Beberapa vegetasi yang ada di sepanjang daerah ailran lahar di Curah Kobokan juga mengalami kerusakan dan banyak pohon yang tumbang dan mati" kata Abdul Muhari.

Gambar melalui udara memperlihatkan kondisi di sepanjang aliran lahar di Curah Kobokan yang alami kerusakan tertutup material vulkanik dari awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). Selain itu juga kerusakan juga terlihat Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan dampak awan panas guguran Gunung Semeru.
Gambar melalui udara memperlihatkan kondisi di sepanjang aliran lahar di Curah Kobokan yang alami kerusakan tertutup material vulkanik dari awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). Selain itu juga kerusakan juga terlihat Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan dampak awan panas guguran Gunung Semeru. (Humas BNPB)

Melalui pantauan udara, Suharyanto juga melihat kerusakan Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan.

Jembatan rusak itu memutus jalur darat antara Lumajang menuju Malang, akibat terdampak awan panas guguran Gunung Semeru.

Di samping itu, visual lain yang didapatkan dari pantauan udara adalah kerusakan permukiman warga yang berada di sepanjang bantaran daerah aliran lahar di Curah Kobokan.

Selain itu, beberapa titik di sepanjang aliran lahar itu juga masih muncul kepulan asap dari material awan panas guguran.

Gambar melalui udara memperlihatkan kondisi di sepanjang aliran lahar di Curah Kobokan yang alami kerusakan tertutup material vulkanik dari awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). Selain itu juga kerusakan juga terlihat Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan dampak awan panas guguran Gunung Semeru.
Gambar melalui udara memperlihatkan kondisi di sepanjang aliran lahar di Curah Kobokan yang alami kerusakan tertutup material vulkanik dari awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). Selain itu juga kerusakan juga terlihat Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan dampak awan panas guguran Gunung Semeru. (Humas BNPB)

Seusai peninjauan yang dilakukan selama kurang lebih 15 menit, Suharyanto dan rombongan kemudian mendarat di lapangan bola Kecamatan Pasirian dan disambut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

14 Orang Meninggal Dunia

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved