Bencana Alam

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran, BPPTKG: Jarak Luncur 2.000 Meter ke Arah Barat Daya

Gunung Merapi di Yogyakarta luncurkan awan panas guguran pada Sabtu (18/12/2021) pukul 16.43 WIB.

Editor: Panji Baskhara
Dok BPPTKG
Gunung Merapi di Yogyakarta luncurkan awan panas guguran pada Sabtu (18/12/2021) pukul 16.43 WIB. Foto: Gunung Merapi memuntahkan awan panas guguran pada Kamis (9/12/2021) pukul 16.38 WIB. 

“Gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati,” ungkap Kepala BPPTKG, Hanik Humaida.

Gempa guguran terjadi sebanyak 31 kali dengan amplitudo 4-53 mm berdurasi 24,4-130,6 detik.

Gempa hybrid/fase banyak berjumlah 11 kali dengan amplitudo 3-19 mm, S-P : 0.32-0.72 detik berdurasi 6.8-13.6 detik.

Gempa vulkanik dangkal terjadi sebanyak 2 kali, amplitudo 42-75 mm berdurasi 11.2-17.9 detik.

Tektonik Jauh berjumlah 1 kali dengan amplitudo 5 mm, S-P 6.96 detik berdurasi : 36.1 detik.

“Tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini masih berada Level III atau siaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya.

Cakupan potensi sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Masyarakat diminta agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Masyarakat agar diminta antisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

“Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi segera ditinjau kembali,” tandasnya.

Selain itu, masyarakat diminta agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Sejak Pagi Gunung Merapi Keluarkan Guguran Awan Panas hingga 2.000 Meter, Warga Diminta Waspada"

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved