Berita Bekasi
Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Komoditas di Pasar Baru Merangkak Naik
Kenaikan harga sudah terjadi sejak para pedagang eceran membeli barang di sejumlah Pasar Induk, seperti Pasar Induk Kramat Jati dan Cibitung.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM — Menjelang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, harga sejumlah komoditas di Pasar Baru Kota Bekasi merangkak naik, seperti harga cabai rawit merah yang kini dibanderol Rp90-100 ribu/kilogram.
"Cabai naik dari yang awalnya Rp80 ribu, sekarang jadi Rp90-100 ribu," kata Dameria seorang pedagang sayur di Pasar Baru Kota Bekasi, Minggu (19/12/2021).
Dameria menjelaskan kenaikan harga juga terjadi terhadap komoditas barang lainnya dengan prosentase kenaikan harga berkisar hingga 20 persen.
Dameria mengatakan kenaikan harga terjadi sejak para pedagang eceran membeli barang di sejumlah Pasar Induk, seperti Pasar Induk Kramat Jati dan Cibitung.
Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Komoditas Cabai di Pasar Baru Karawang Naik
"Saya juga menjelaskan kepada pembeli, harga naik bukan dari kita, melainkan dari pedagang yang ada di Pasar Induk. Mungkin jika sudah dekat dengan hari Natal, harga akan naik lagi. Kita harap pemerintah ada kebijakan untuk bahan komoditi," ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Eko Wijatmiko mengatakan kenaikan harga cabai rawit merah dipengaruhu akibat gagal panen imbas musim hujan.
"Dari Minggu lalu juga sudah naik cabai rawit merah. Cuma kan dari daerah penghasil itu pada hujan mulu, jadi pada gagal panen, kendalanya di situ," kata Eko.
Pihaknya mengaku telah melaporkan kenaikan harga kepada Pemprov Jabar agar bisa melakukan upaya pencegahan melambungnya harga beberapa komoditas jelang Tahun Baru 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/ilustrasi-cabai.jpg)