Jumat, 10 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Jakarta

Viral Tersambar Petir, Satpam di Cilincing Alami Luka Bakar 65 Persen

Sebelumnya sebuah video yang memperlihatkan adanya satu orang satpam yang tersambar petir saat bertugas mendadak viral di media sosial.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Abdul Rosyid (35) masih bisa diselamatkan setelah dirinya tersambar petir saat bekerja jadi satpam di Area Loading CKB II Jalan Pal II, RT 04/03 Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. 

TRIBUNBEKASI.COM — Meski tersambar petir saat bekerja jadi satpam di Area Loading CKB II Jalan Pal II, RT 04/03 Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Abdul Rosyid (35) bersyukur masih bisa selamat.

Rosyid menceritakan dirinya mengalami luka bakar sebesar 65 persen akibat tersambar petir pada Senin (20/12/2021) sekira pukul 18.15 WIB saat menjalankan tugas di lokasi kejadian.

“Iya ini luka bakar dari kaki, badan. Ini ya hampir 65 persen lah ya,” ucapnya, Senin (27/12/2021).

Sebagian besar tubuh Rasyid seperti lengan kiri, dada dan perut bagian kiri, kaki kiri, dan engkel kaki kanan diperban karena mengalami luka bakar akibat sambaran petir.

"(Luka) perut (kiri), kaki kiri, tangan kiri, kaki kanan di bawah (engkel). Lukanya kayak orang kena minyak goreng (panas)," ungkap Rasyid.

Baca juga: Diduga Tersambar Petir, Atap Teras Rumah Warga di Mustikajaya Kota Bekasi Ambruk 

Ia pun tidak menyangka dirinya bisa selamat dari musibah tersebut. Sebab ketika itu pakaian lengkap dan pengaman seperti helm dan sepatu yang dikenakan Rosyid juga ikut terbakar.

“Sempat dia (karyawan) bawa baju seragamnya itu buat nutupin saya, mungkin itu tadi yang saya bilang ini (pakaian) pada hancur, digotong, dibawa ke Rumah Sakit Tugu, Pelabuhan,” katanya.

Rasyid sendiri mengaku pasrah kepada Tuhan saat dirinya tersambar petir. Apalagi ketika itu dirinya dalam keadaan terlentang dengan kondisi tubuh yang kaku akibat sambaran petir.

"Badan saya kaku, yang bisa bergerak cuman ujung jari tangan sama jari kaki. Kalau untuk badan kaku, udah ketekuk kayak ayam mau dipanggang," tuturnya.

Rasyid mengaku pada saat kejadian, dirinya yang memakai payung dengan ujung berbahan besi juga membawa satu unit handy talky (HT) di bahu kiri dan sebuah ponsel.

Baca juga: Tersambar Petir Saat Hujan Deras, Dua Rumah Warga Ludes Dilumat Si Jago Merah

"Kalau yang saya bawa waktu itu payung, HT di pundak kiri, sama HP. HP masih on (aktif) enggak ada komunikasi, saya pegang, jalan aja, ya udah keadaannya spontan (tersambar petir)," ujarnya.

Kini ayah dua orang anak itu menjalani proses pemulihan di rumahnya yang berlokasi di Jalan Tambun Rengas RT 06/07, Kelurahan Cakung Timur Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

"Untuk saat ini saya istirahat, pemulihan, nanti bakal kontrol (ke rumah sakit) lagi tanggal 30," kata Rasyid.

Rasyid mengatakan dirinya yang sempat dirawat selama empat hari di rumah sakit kini bisa berdiri maupun berjalan meski tidak dalam jangka waktu lama karena masih dalam tahap penyembuhan.

Sebelumnya sebuah video yang memperlihatkan adanya satu orang satpam yang tersambar petir saat bertugas mendadak viral di media sosial.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved