Berita Kriminal
Dua Pemuda di Mustikasari Jadi Korban Begal, Pelaku Ancam Pakai Celurit
Korban mengaku sempat diancam menggunakan celurit oleh salah satu pelaku. Komplotan begal berjumlah tiga orang itu hingga kini belum juga tertangkap.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, BANTARGEBANG — Dua orang pemuda menjadi korban komplotan begal yang beraksi di Jalan Raya Mustikasari, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Bantargebang, di Kota Bekasi, Senin (27/12).
Korban mengaku sempat diancam menggunakan celurit oleh salah satu pelaku saat kejadian itu. Komplotan begal tersebut berjumlah tiga orang. Akibat kejadian tersebut satu unit handphone milik korban dibawa oleh pelaku
Rekan korban, Andri menceritakan, awal mulanya dirinya bersama korban berboncengan dengan sepeda motor untuk menuju ke bengkel yang tak jauh dari lokasi kejadian sekitar pukul 15.30 WIB.
Saat itu, dirinya bersama korban melihat ada tiga orang tak dikenal tengah membawa celurit.
"Awalnya kita ingin berangkat ke bengkel, rekan saya rupanya sudah melihat sekelompok pemuda tersebut dan memberitahukan kepada saya bahwa ada sekelompok pemuda yang tengah membawa celurit," kata Andri, Rabu (29/12/2021).
Baca juga: Polisi Ringkus Empat Pelaku Begal Sadis yang Bacok Seorang Wanita
Ketika berpapasan dengan tiga orang pelaku yang membawa celurit itu, korban bersama rekannya itu tetap melanjutkan perjalanannya.
Rupanya, setelah korban melewati pelaku. Pelaku mengikuti korban dan memperhentikan kendaraannya. Sontak korban pun kaget, karena tiba-tiba diminta untuk berhenti.
"Disitu firasat saya udah engga enak banget, ternyata dia ngikutin saya berdua, dan mencoba untuk mengambil motor yang tengah saya bawa," katanya.
Korban dan rekannya pun sempat pasrah kendaraan dikuasai oleh pelaku. Hanya saja, ketika kendaraan korban ingin dinyalakan, motor tersebut mogok, sehingga sempat membuat pelaku kesal, dan mengayunkan celurit tersebut ke jok sepeda motor korban.
Baca juga: Polsek Jatiasih Buru Kawanan Begal Sadis yang Meresahkan dan Viral di Sosmed
Karena kendaraan tersebut tidak menyala, pelaku pun akhirnya meminta handphone korban.
Saat kejadian itu, diungkapkan oleh Andri, ada beberapa warga yang sempat ingin membantu.
Namun pelaku itu mengancam akan membacok sehingga warga tersebut mengurungkan niatnya untuk membantu korban.
"Sempat ada 1 warga yang juga mau menolong kami, cuma warga yang mau menolong itu diancam dan akan dibacok juga oleh pelaku. Akhirnya warga itu nggak jadi," ujarnya.
Menurutnya, melihat kondisi pelaku saat itu, diperkirakan dalam pengaruh minuman keras. Atas kejadian itu, pun korban dan rekannya langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Bantargebang, Kota Bekasi.
Hingga saat ini, aparat Polsek Bantargebang belum juga menangkap komplotan begal bersenjata celurit yang meresahkan warga tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/begal-sadis.jpg)