Berita Artis

Ki Kusumo: Artis Terjerat Narkoba di 2022 Masih Ada, Banyak yang Kapok Tapi Nyatanya Pakai Lagi

Bahkan Ki Kusumo membeberkan sebuah ciri-ciri artis berambut panjang yang akan tersandung kasus narkoba di tahun 2022 mendatang.

Penulis: Dedy | Editor: Dedy
(shutterstock)
Ilustrasi narkoba --- Paranormal Ki Kusumo melihat masih banyak kasus narkoba di dunia hiburan, selain kasus narkoba kasus perkelahian dan KDRT di dunia artis akan bermunculan. 

Kini ia mencoba menata hidupnya lagi dan kembali berkarir sebagai musisi sekaligu konten kreator.

Anji mengaku bahwa hal yang membuat dirinya kini bisa kembali menata hidupnya perlahan adalah berdamai dan menerima masa lalunya itu.

Ia tak ingin tenggelam dalam masa lalu yang kelam dan membuat dirinya berhenti berkarya.

Musisi Anji memiliki pengalaman bangkit dari lembah narkoba.
Musisi Anji memiliki pengalaman bangkit dari lembah narkoba. (Tribunnews.com)

"Yang pertama harus menerima apa yang gak bisa diubah dan tidak tenggelam dalam kesalahan," kata Anji kepada awak media, Jumat (10/12/2021).

"Karena malah buat kita pada akhirnya jadi tidak berbuat apa-apa," lanjutnya.

Bagi Anji, dia hanya punya dua pilihan. Terus lanjut menjalani hidup yang normal lagi, atau terus terpuruk dalam masa lalu.

"Pilihannya cuma dua, mau tenggelam atau mau lari lagi,” ungkap Anji.

Hal tersebut disampaikan Anji ketika dirinya bertemu dengan Gus Miftah dalam talkshow yang dipandu guru spiritual tersebut.

"Di dunia ini tidak ada satu dosa pun yang tidak diampuni Allah selain syirik dan menyekutukan-Nya," ujar Gus Miftah.

"Oleh karena itu, kita perlu mengambil langkah yang tepat ketika sedang dihadapkan cobaan hidup dengan kembali ke jalan-Nya, bertobat, menyesali perbuatan, dan bertekad tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi," jelasnya.

Kisahnya lengkap Anji bisa disaksikan di Ngobrol Bareng Gus Miftah Jumat (10/12/2021) pukul 21.00 WIB di stasiun televisi iNews. Program ini juga dapat disaksikan di aplikasi RCTI+.

Narkoba punya keterikanan dengan kejahatan lain

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menganggap kejahatan narkoba memiliki keterkaitan dengan sejumlah kejahatan lainnya di Ibukota Jakarta.

Hal itu Fadil ungkap saat pemusnahan narkoba seberat 1,74 ton di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan pada Kamis (25/11/2021).

"Seperti ini sudah berulang kali kita kerjakan pemusnahan barang bukti, ini tandakan bahwa peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika terus terjadi," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved