Info Kesehatan
Layanan Tuberculosis Resisten Obat dan Stroke Center Kini Hadir di RSUD Tarakan
Apalagi ini Inovasi kedua dari RSUD Tarakan, karena sebelumnya RSUD tersebut membuat layanan perawatan sakit jantung dan beberapa penyakit lainnya.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM --- Pemerintah Kota Jakarta Pusat meresmiskan layanan tuberculosis resisten obat dan layanan stroke terpadu di RSUD Tarakan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada (31/12/2021) lalu.
Peresmian ini dilakukan oleh Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi Idris dan didampingi Sudin Kesehatan Jakarta Pusat.
Irwandi mengapresiasi pihak RSUD Tarakan karena telah berinovasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Sesuai keinginan Gubernur DKI Jakarta, layanan kesehatan merupakan layanan dasar yang harus diutamakan kepada masyarakat," ujar dia, Minggu (2/1/2022).
Baca juga: Olahraga dan Makan Sehat Sangat Penting untuk Kesehatan Fisik dan Mental Anda
Baca juga: Tren Proses Pemutihan Gigi Phonebleaching, Apakah AmanĀ bagi Kesehatan?
Irwandi menegaskan, bahwa layanan kesehatan sangat penting bagi masyarakat khususnya di Jakarta Pusat.
Apalagi ini Inovasi kedua dari RSUD Tarakan, karena sebelumnya RSUD tersebut membuat layanan perawatan sakit jantung dan beberapa penyakit lainnya.
Ini merupakan layanan terbaik yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta untuk masyarakat.
"Kami berharap inovasi seperti ini, Pemkot bisa berkolaborasi dengan tenaga medis untuk warga masyarakat," tegas dia.
BERITA VIDEO : KENALI MANFAAT DAN EFEK SAMPING SUNTIK BOTOX
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Tarakan, Dian Ekowati menambahkan, pelayanan stroke sudah memiliki center tersendiri.
Sehingga, nantinya tim terpadu mulai dari ruang gawat darurat dan penanganan di sana sangat cepat.
"Ruang untuk unit stroke untuk sementara baru lima ruang kamar tidur, sebenarnya tempat tidur sudah banyak namun masih perlu SDM, sedangkan untuk TBC kami menyiapkan rawat jalannya saja untuk TB RO nantinya akan dikembangkan ke rawat inap," kata Dian.
Kedepannya, Dian tidak menutup kemungkinan bakal menambah jumah kapasitas ruangan demi melayani masyarakat.
Dengan begitu, masyarakat mendapatkan layanan secara dini dan tingkat kesembuhan semakin besar.Ā
"Untuk saat ini kami baru ada 12 tenaga medis, masing-masing setiap layanan enam tenaga medis sesuai dengan bidangnya," tuturnya.
(Sumber : Wartakotalive.com/Miftahul Munir/m26)
Ā
Ā
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Layanan-tuberculosis-resisten-obat-dan-layanan-stroke.jpg)