Berita Bekasi
Anggarkan Karangan Bunga Rp 1,1 M dari APBD 2022, Pepen: Jangan Dilihat Nilainya Tapi Perhatiannya
Satu contoh, menurut Pepen karangan bunga ukuran besar biasanya ditujukan untuk ucapkan kepada tokoh-tokoh.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Pemerintah Kota Bekasi menganggarkan Rp.1,1 miliar untuk pengadaan karangan bunga.
Aliran dana tersebut berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2022 Kota Bekasi.
Jika melihat situs LPSE Kota Bekasi, Selasa (4/1/2022), tender pengadaan karangan bunga itu diberi nomor 19841359 dan tender itu berada pada satuan kerja Sekretariat Daerah Pemkot Bekasi yang dibuat pada 30 November 2021.
Adapun, nilai pagu paket tersebut Rp 1.139.790.000 (Rp 1,1 miliar). Nilai HPS paket Rp Rp 1.138.229.761 (Rp 1,1 miliar).
Baca juga: Plt Bupati Bekasi Sebut Perbaikan Sekolah Rusak jadi Program Utama Pemkab Bekasi APBD 2022
Baca juga: Maksimalkan APBD 2021 Kabupaten Bekasi, Plt Bupati Serukan Pesan Ini ke Seluruh Kepala Dinas
Berdasarkan situs LPSE itu tender dimenangkan oleh CV Idea Kreasi Mandiri yang berlokasi di Mustikajaya, Bekasi.
Dimana, harga negosiasi untuk pengadaan karangan bunga ini bernilai Rp 1.082.125.500 (Rp 1,082 miliar).
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan terkait anggaran karangan bunga sebesar Rp.1,1 miliar itu, dimana penyerapannya tergantung pada kebutuhan.
"Jangan dilihat nilainya, tapi dilihat bentuk daerah, kepala daerah itu perhatian terhadap hubungan dengan warganya," kata Rahmat Effendi, Selasa (4/1/2022).
BERITA VIDEO : BERITA LIVE UPDATE SELASA 4 JANUARI 2022
Menurut Pepen sapaan Rahmat Effendi jika beberapa karangan bunga beberapa diantaranya ada beberapa jenis bentuknya baik itu ukuran besar, sedang hingga sederhana.
Satu contoh, menurut Pepen karangan bunga ukuran besar biasanya ditujukan untuk ucapkan kepada tokoh-tokoh.
"Yang menengah ada sampai mungkin ada wali kota diundang ada anaknya sunatan, ada lahiran, termasuk tadi yang meninggal. Karangan bunga itu juga untuk ucapan duka, ucapan bahagia, perkawinan terus juga peresmian," katanya.
Menurut Pepen, nilai Rp 1,1 miliar itu dinilai sudah sesuai apalagi menurutnya dia dalam satu hari saja bisa puluhan undangan yang masuk kepada Wali Kota Bekasi maupun Wakil Wali Kota Bekasi.
Pepen beranggapan jika, Wali Kota tidak bisa datang dalam undangan itu, tentunya akan mengirim karangan bunga.
"Warga itu tidak minta secara khusus wali kota dateng atau biasanya kalau orang dateng itu kan dikirim bunga itu aja udah senangnya bahagianya udah luar biasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/wali-29sept.jpg)