Breaking News:

Berita Sepakbola

Arhan dan Dewangga Tak Bela PSIS Semarang, Pelatih Persija Nilai Kewajiban Karantina Tidak Adil

Arhan dan Dewangga harus absen karena masih menjalani karantina selama 10 hari usai keduanya membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.

Dok. Persija.id
Angelo Alessio sedang melatih pemain Persija Jakarta. 

TRIBUNBEKASI.COM — Arhan Pratama dan Alfreanda Dewangga, dua pemain muda PSIS Semarang, dipastikan akan absen saat Laskar Mahesa Jenar meladeni skuat Macan Kemayoran

Sama seperti Ryuji Utomo, Arhan dan Dewangga harus absen karena masih menjalani karantina selama 10 hari usai keduanya membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 di Singapura. 

PSIS Semarang bakal berhadapan dengan Persija Jakarta di pekan ke-18 BRI Liga 1 musim 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/12/2022) pukul 20.30 WIB. 

Pelatih Persija, Angelo Alessio menyebut karantina 10 adalah peraturan yang ditetapkan pemerintah bagi pelaku perjalanan lintas negara. 

"Ini adalah aturan, kita harus menghormati peraturan pemerintah," ucap Angelo saat konferensi pers, Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Masih Karantina dan Cedera, Ryuji Utomo Belum Tampil Saat Persija Lawan PSIS Semarang

Namun demikian, Angelo secara pribadi berpandangan kewajiban karantina bagi pemain timnas tidak adil. Sebab, Arhan dan Dewangga telah berjuang mati-matian membela timnas. 

Bahkan, berkat kerja keras seluruh pemain timnas Indonesia berhasil finish sebagai runner-up di Piala AFF. 

"Saya secara pribadi berpikir tidak adil kalau mereka harus menjalani karantina 10 hari padahal mereka berjuang selama sebulan di luar negeri, membela negara kita," ujar dia.

"Tidak adil (kebijakan itu) untuk pemain-pemain timnas saya pikir, karena komitmen mereka untuk memenangkan Piala AFF sangat tinggi," sambung Angelo.

Angelo sendiri mengaku menyaksikan sejumlah pertandingan timnas Indonesia di Piala AFF. 

Baca juga: Hadapi PSIS Semarang, Persija Bakal Mainkan Makan Konate Sejak Awal Pertandingan 

Menurut juru taktik asal Italia tersebut, Arhan dan kolega bermain sangat bagus dan layak untuk tampil di babak final.

"Saya melihat sejumlah pertandingan timnas, dan saya pikir mereka pantas mencapai babak final, walau akhirnya kalah," ujar dia. 

"Saya pikir mereka bermain sangat baik di Piala AFF, karena itu menurut saya tidak adil ketika mereka pulang ke Indonesia justru harus menjalani karantina," pungkas Angelo.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved