Breaking News:

Berita Karawang

Bandara Karawang Belum Jelas, RTRWN Belum Berubah tapi Dibangun Entah Kapan

Pemerintah Kabupaten Karawang paham masyarakat bertanya-tanya soal kejelasan pembangunan bandara Karawang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Muhammad Azzam
Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang, Asep Azhar, menjelaskan soal wacana pembangunan Bandara Karawang. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG -- Pembangunan Bandara Karawang terus menjadi bahan perbincangan di masyarakat Karawang.

Pasalnya wacana Bandara Karawang sangat kabut, sehingga masyarakat bertanya-tanya, apakah bandara itu jadi dibangun atau tidak.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang, Asep Azhar, paham bahwa pembangunan bandara di Karawang itu menjadi wacana yang terus dipertanyakan masyarakat Karawang.

Akan tetapi, melihat Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) tentang pembangunan bandara di Karawang yang belum berubah, maka kemungkinan bandara di Karawang akan tetap dibangun walaupun belum ada kejelasan waktunya.

"Bandara Karawang itu masih tetap menjadi wacana ya karena RTRW Nasional masih tidak ada perubahan," kata Asep pada Sabtu (8/1/2022).

Selain itu, lanjut Asep, Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 69 tahun 2013, terkait pembangunan bandara di Karawang bernama Soekarno-Hatta II, yang dibangun untuk mendukung Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng juga belum dicabut.

"Terus sedang ada proses RTRW provinsi, untuk kabupaten mengikuti pasti. Dari semua itu Insya Allah, bila dirasa perlu, pasti dibuatkan oleh Pemerintah Pusat karena ini kan bukan kewenangan kami tapi Pemerintah Pusat," kata Asep.

Menurut Asep, pembangunan bandara di Karawang termasuk penting, mengingat Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusuma yang selalu ramai bahkan sudah overload.

Apalagi nama bandara di Karawang itu digadang-gadang menjadi Bandara Soekarno-Hatta II.

Lokasi bandara itu disebutkan di daerah Ciampe, di mana aksesnya juga telah disiapkan seperti bukaan tol Jakarta Cikampek II atau Japek Selatan.

Lokasinya juga tak jauh dari tol Layang Jakarta-Cikampek, dengan keluar masuk di Gerbang Tol (GT) Karawang Timur.

"Kita tunggu waktu saja. Begitu Bandara Kertajati oke selesai, di sana aktif bisa berfungsi, kemudian supply demand bagus, kemungkinan baru bergeser ke Karawang," kata Asep.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved