Breaking News:

Berita Bekasi

Belum Ditemukan Varian Omicron di Kota Bekasi, Warga Tetap Diminta Waspada

Meskipun saat ini varian Omicron belum ditemukan di Kota Bekasi, Dinkes tetap akan meningkatkan pengawasan dalam tracking, tracing, dan testing.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
warta kota/yolanda putri dewanti
Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN — Melihat perkembangan kasus Covid-19 varian Omicron mulai mengalami kenaikan, Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.

Koordinasi yang dilakukan dengan Dinkes dan RSUD ini terkait evaluasi kesiapan, jika di Kota Bekasi ditemukan adanya pasien yang positif terpapar varian Omicron, sehingga dapat segera melakukan langkah-langkah agar tidak terjadi penyebaran secara luas.

"Kondisi di Jakarta Omicron cukup tinggi, perkembangannya sangat cepat, sehingga saya minta Direktur RSUD dan Dinkes melakukan evaluasi dan langkah-langkah yang dilakukan nanti saya akan dapat laporan," kata Tri Adhianto, Senin (10/1/2022).

Tri Adhianto menambahkan, pihaknya juga meminta Dinkes dan RSUD Kota Bekasi untuk tetap berkoordinasi dengan Sekertaris Daerah (Sekda) dan para Asisten Daerah, terkait status level II Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Bekasi.

Pihaknya juga meminta untuk kembali mengecek Stadion Patriot Candrabhaga yang saat ini telah digunakan sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19. Meski kasus Covid-19 di Kota Bekasi telah turun, tentu segala fasilitasnya harus diperhatikan kembali.

Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Karawang Terkonfirmasi Positif Omicron, Jubir Satgas Minta Warga Jangan Panik

"Saya minta kesiapan dari Rumah Sakit dan termasuk cadangan yang ada di Stadion ini dilihat kembali, berapa kemampuan rumah sakit mempersiapkan untuk bednya termasuk di dalamnya terkait dengan obat-obatan," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan sejauh ini belum ditemukan adanya warga yang dilakukan perawatan akibat terpapar varian Omicron. Meski memang ada satu warga yang sempat terpapar Covid-19 usai dari luar negeri.

Tanti menegaskan bahwa warga Jatiwarna Kota Bekasi yang dari luar negeri dan terpapar Covid-19 itu bukan terpapar varian Omicron melainkan varian Delta. Hal ini juga sudah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan.

"Kalau di kota Bekasi baru satu-satu yang pertama kali pulang dari Luar Negeri, yang dirawat di Wisma Atlet dan sudah dilakukan testing tracing terhadap keluarganya dan hasilnya negatif hanya satu itu saja yang pulang dari luar negeri," kata Tanti.

Baca juga: Waspadai Omicron, Pengelola Mal di Karawang Wajib Bentuk Tim Patroli Awasi Pelanggaran Prokes

Meskipun saat ini varian Omicron belum ditemukan di Kota Bekasi, pihaknya tetap akan meningkatkan pengawasan dalam tracking, tracing, dan testing.

Saat ini positif rate di Kota Bekasi berada diangka 0,008 persen, artinya jumlah kasus aktif di Kota Bekasi saat ini masih rendah.

"Varian baru omicron yang sudah ada di tersebar di beberapa negara. Kalo masyarakat sudah divaksin kan yang muncul hanya gejala ringan ya. Yang belum tercapai di Bekasi hanya vaksin lansia makanya kita himbau kepada masyarakat untuk ayo vaksin," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved