Breaking News:

Berita Jakarta

Harga Minyak Goreng Tak Kunjung Turun, Pedagang Pasar Karet Pedurenan Pusing Sampai Lupa Harga Awal

Rus mengatakan, karena harga minyak tak turun-turun ia hingga lupa dengan harga awal minyak goreng.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Pedagang sembako di Pasar Karet Pedurenan, Setiabudi, Jakarta Selatan Selasa (11/1/2022) (Desy Selviany) 

TRIBUNBEKASI.COM --- Harga minyak goreng naik hampir tiga bulan, pedagang sembako mengaku hingga lupa dengan harga asal.

Kenaikan harga sembako berdampak signifikan pada pembelian. Hal itu dialami pedagang di Pasar Karet Pedurenan, Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel), Rus (38).

Baca juga: Pemkot Bekasi Jual Minyak Goreng Rp 14 Ribu/Liter, Ridwan Kamil: Semoga Ibu-ibu Tidak Marah Lagi

Baca juga: Para Produsen Kompak Naikkan Harga Minyak Goreng Dua Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Kok Gitu?

Rus mengaku penjualannya sudah menurun sejak pandemi Covid-19. Penurunan mencapai 50 persen.

"Tapi ini ditambah harga-harga sembako naik mulai dari beras, minyak goreng, dan tepung terigu naik. Ya makin sepi," ujar Rus di temui di Pasar Karet Pedurenan, Selasa (11/1/2022).

Rus mengatakan, karena harga minyak tak turun-turun ia hingga lupa dengan harga awal minyak goreng.

Ia pun tak berharap banyak harga minyak goreng bisa kembali turun.

BERITA VIDEO : EMPAT RIBU LITER MINYTAK GORENG LUDES TERJUAL

"SampaiĀ lupa harga minyak goreng dulu berapa sudah lama. Sampai pusing deh," ujar Rus.

Saat ini harga minyak goreng mencapaiĀ Rp 19.000 sampai dengan Rp 24.000 perkilogram (kg).

Selain itu harga terigu juga naik dari Rp7.000 perkg menjadi Rp 9 ribu per kg.

Halaman
123
Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved