Breaking News:

Covid19

Inilah Kombinasi dan Dosis Vaksin Booster yang Digunakan Kementerian Kesehatan

Kombinasi vaksinasi booster yang digunakan Pemerintah mengacu hasil penelitian di dalam dan luar negeri.

Penulis: AC Pinkan Ulaan | Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota
Pemerinta RI akan memulai program vaksinasi booster pada 12 Januari 2022, gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia. Keterangan foto: (ilustrasi) Calon penumpang kereta sedang divaksinasi Covidd-19 di Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, Senin (2/8/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA -- Pemerintah Republik Indonesia akan memulai program vaksinasi Covid-19 booster atau vaksinasi Covid-19 dosis 3 pada 12 Januari 2022.

Sebagaimana dijelaskan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, vaksinasi booster ini diberikan gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia berusia 18 tahun ke atas.

Meski begitu, Pemerintah memrioritaskannya kepada kelompok lansia dan kelompok rentan Covid-19, yang disebutnya sebagai imunocompromised.

"Yang akan menerima vaksinasi booster ini harus sudah mendapat 2 dosis lengkap pada 6 bulan lalu," ujar Budi Gunadi Sadikin.

Sementara untuk jenis vaksin yang akan digunakan, menurut Budi Pemerintah akan menggunakan jenis dan merek vaksin yang tersedia saat ini.

Kombinasi vaksin

Pemerintah, lanjutnya, juga mempertimbangkan hasil riset di dalam dan luar negeri mengenai kombinasi jenis vaksin untuk booster.

Sebagaimana hasi riset tersebut, maka kombinasi yang akan digunakan oleh Kementerian Kesehatan adalah:

Orang yang menerima vaksin buatan Sinovac untuk dosis pertama dan kedua akan mendapat setengah dosis vaksin Pfizer atau setengah dosis vaksin AstraZeneca.

Sementara orang yang menerima vaksin AstraZeneca di vaksinasi pertama dan kedua akan menerima setengah dosis vaksin Moderna.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved