Berita Artis
Menjadi Seorang Mualaf, Pesinetron Giovanni Tobing: Tak Ada Paksaan, Ini Murni Kemauan Gue Sendiri
"Begitu adzan udah langsung kebiasaan jatohnya, kalau subuh bangun lagi setengah lima," terang Pemain Sinetron Wulan ini.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM --- Pesinetron Giovanni Tobing membagikan cerita yang telah menjadi mualaf sejak menikahi sang istri, Dewi Ariani pada 2010 lalu.
"Sejak nikah (sudah mualaf)," ujar Giovanni Tobing saat ditemui di kawasan Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (18/1/2022).
Menjadi seorang muslim, Giovanni mengakui bahwa dirinya sudah terbiasa untuk menjalankan ibadah dalam agama Islam secara terus-menerus, saat ini.
Bahkan saat waktu subuh, dirinya sudah terbiasa bangun tepat waktu untuk menjalankan salat, karena hal tersebut sudah menjadi kegiatan rutin yang dilakukannya.
Baca juga: Polisi mengatakan Jeanette Sanfadelia adalah istri Ardhito Pramono, Kapan Mereka Menikah?
Baca juga: Tak Ingin Ada Fitnah Pasca Video Viral, Orangtua Zikri Dualay Minta Ayu Aulia Langsung Menikah Saja
"Begitu adzan udah langsung kebiasaan jatohnya, kalau subuh bangun lagi setengah lima," terang Pemain Sinetron Wulan ini.
Meskipun begitu, ternyata saat awal masuk Islam dirinya sempat kesulitan untuk beribadah salat.
Saat itu, Giovanni tak mengerti tata cara sholat bahkan juga mengaji.
Meskipun sulit, pemain sinetron Liontin ini mempunyai cara tersendiri untuk belajar.
Karena tipikal orang yang tak terburu-buru ketika mendapatkan ilmu, dirinya akan menyerapnya secara perlahan.
Support dari para teman dan sahabatnya yang sangat membantu proses pembelajarannya.
Saat ia mulai belajar mengaji, banyak dari temannya yang ikut membantu dan mengajarinya.
BERITA VIDEO : LIVE TALKSHOW PSIKOLOGI: MENGENAL GANGGUAN KECEMASAN PADA REMAJA DAN CARA MENGATASINYA
"Belajar ngaji cari teman-teman, banyak juga yang ngajakin pengajian," jelas Giovanni.
Sehingga menjadi seorang muslim, Gio mengaku bersyukur karena dikelilingi oleh orang-orang yang selalu memberikan support kepadanya.
Memilih jalan menjadi seorang mualaf, ditegaskan kembali oleh Gio bahwa dirinya tak pernah mendapatkan paksaan dari siapapun.