Berita Jakarta

Aksi Mogok Produsen Tempe Tidak Membuahkan Hasil, Harga Kedelai Masih Mahal, Begini Siasat Pedagang

Akim produsen tempe di Kembangan menjelaskan, sampai hari ini harga kacang kedelai masih diangka sekira Rp 12.000.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dedy
Warta Kota
Aksi mogok produksi selama tiga hari, produsen tempe di kawasan Kembangan, Jakarta Barat masih mengeluh soal harga kedelai yang tak kunjung turun. Tempat produksi tempe mulai beroperasi lagi di kawasan Kembangan, Jakarta Barat pada Kamis (24/2/2022).   

“Ukuran sama saja, hanya kenaikan. Seperti tahu susu yang sebelumnya Rp 8 ribu sekarang naik Rp 9 ribu,” ungkap Una, Kamis (24/2/2022).

Hanya saja pasokan tahu tempe dari produsen belum normal dikarenakan produsen tempat dia membeli barang, terpaksa menurunkan jumlah produksi lantaran tidak memiliki modal banyak.

"Saya ngambil tahu, tempe sedikit karena dari sananya (produsen) belum bikin banyak," ujarnya.

Pengakuan serupa juga disampaikan pedagang lainnya, Nur Sahada (36) yang kembali berjualan meski harga tahu tempe mengalami kenaikan usai aksi mogok para produsen.

"Iya, baru dagang hari ini. Harganya naik sedikit, biasanya saya jual Rp 5 ribu sekarang Rp 6 ribu. Rata-rata tempe, tahu naik Rp 1 ribu," kata Nur.

Menurut Nur, kenaikan dikarenakan produsen tahu tempe menaikkan harga jual ke pedagang berkisar 20 persen lantaran harga kedelai impor mencapai Rp 11.300 per kilogram.

"Saya dikirim dari sana (produsen) juga sudah mahal. Kalau respon pembeli sih ada saja yang mengeluh," ujarnya. 

(Sumber : Warta Kota/Miftahul Munir/m26/Junianto Hamonangan/jhs)

 

Sumber: Wartakota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved