Kamis, 16 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Jakarta

Terimbas Pencemaran Batubara, Hunian Warga di Rusun Maruda Hingga Saat Ini Masih Berserakan Debu

Selain itu, ditemukan keluhan penyakit infeksi saluran pernafasan akut, penyakit kulit, iritasi mata, dan lain-lain.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dedy
Warta Kota
Foto Puskesmas Kecamatan Cilincing membuka pos kesehatan sementara di Rusun Marunda yang terdampak pencemaran batubara. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Puskesmas Kecamatan Cilincing membuka pos pelayanan kesehatan sementara yang digelar di Rusun Marunda, Jakarta Utara bagi warga yang terdampak pencemaran batubara.

Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing dr. Dian Anggrainy mengungkapkan pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan terintegrasi skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) dan door to door.

Pada saat skrining kesehatan di Rusun Marunda, sebagian besar warga mengeluhkan pegal-pegal pada badan, kesemutan, pusing dan beberapa ada yang batuk pilek.

Selain itu, ditemukan keluhan penyakit infeksi saluran pernafasan akut, penyakit kulit, iritasi mata, dan lain-lain. Ada juga keluhan gatal hanya saja sebagian besar karena faktor alergi.

Baca juga: Dapat Aduan Soal Pencemaran Udara dari Genset, Pemkot Jaksel Bakal Panggil Mal Kota Kasablanka

Baca juga: Tekan Pencemaran Lingkungan, Pemkot Jakarta Pusat Kembangkan Kampung Iklim Eduwisata

"Untuk diagnosis belum dapat dipastikan apakah karena dampak dari debu batu bara karena itu membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut," kata Dian, Rabu (23/3/2022).

Warga Marunda pun diimbau agar menerapkan perilaku hidup CERDIK (Cek Kesehatan Secara Berkala, Enyahkan Asap Rokok, Rajin Berolahraga, Diet Gizi Seimbang, Istirahat Cukup, Kelola Stres).

Sementara seorang warga, Puji Yati Ningsih (73) mengatakan dirinya mengikuti pemeriksaan yang dilaksanakan Puskesmas Kecamatan Cilincing agar mengetahui perkembangan kesehatannya.

BERITA VIDEO : TOLAK SISTEM GATE PARKIR, RATUSAN WARGA DEMO

"Hari ini, saya mengikuti skrining kesehatan yang diadakan oleh Puskesmas Kecamatan Cilincing. Setelah diperiksa, tensi dan lain-lain hasilnya baik," tuturnya.

Pada kesempatan itu warga Rusunawa Marunda Blok A mengharapkan agar pencemaran batubara di wilayah Marunda dapat segera teratasi oleh pemerintah.

Pasalnya debu batubara masih terlihat di area Rusun Marunda karena masih berproses menuju perbaikan meski PT KCN sudah diberikan sanksi administratif.

"Sampai saat ini debunya juga masih ada apalagi kalau pas nyapu diluar ataupun didalam rumah pasti banyak debunya," ujarnya.

(Sumber : Warta Kota/Junianto Hamonangan/jhs)

 

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved