Minggu, 12 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Jakarta

Mengerikan, 3 Pelajar SMP di Pasarrebo Rencanakan Bakar Kaki Murid SD

Perlajar SMP di Pasarrebo merencanakan membakar kaki seorang bocah yang masih duduk di bangku SD.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Luka di kaki kiri A yang baru berusia 8 tahun, akibat dibakar oleh 3 pelajar SMP di kawasan Pasarebo, Senin (28/3/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA -- Anak-anak bertengkar saat sedang bermain bersama mungkin hal biasa, dan orang dewasa akan berkata, "namanya juga anak-anak, nanti akan baikan sendiri."

Namun yang terjadi di kawasan Pasarebo, Jakarta Timur pada Senin (28/3) sungguh tak bisa diabaikan sebagai polah anak-anak, karena sudah masuk kategori mengkhawatirkan.

Pasalnya, pertengkaran itu sudah menjurus kepada membakar temannya, dan tindakan sadis itu ternyata direncanakan oleh D, AS, dan R yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Hal itu terungkap dalam upaya mediasi yang digelar pengurus RT di RW010, Kelurahan Gedong, Pasarrebo, Selasa (29/3), untuk mencari jalan terbaik dari masalah pertengkaran anak-anak warga RW tersebut.

Rencana D, AS, dan R membakar kaki kiri bocah laki-laki berinisial A (8), menurut kakak sepupu korban, Giri Audita (23), terungkap dalam mediasi tersebut.

"Saya tanya, 'kenapa kamu ngelakuin kayak gini?' Ternyata sudah berencana membakar. 'Tangkap A, tangkap A. Kita tangkap yuk, kita bakar'," kata Giri menirukan ucapan para pelaku, Rabu (30/3/2022).

Saling dorong

Awal mula kejadian itu adalah aksi saling dorong antara A dengan D, AS, dan R, saat mereka sedang jajan martabak.

A tidak terima didorong-dorong oleh bocah yang lebih besar, sehingga dia menimpuk pecahan kaca ke arah ketiga pelaku. Akibatnya para pelaku mengalami luka gores.

Para bocah SMP itu tidak terima dengan tindakan A, sehingga merencanakan balas dendam. Mereka pergi ke warung membeli kantong plastik kecil untuk digunakan sebagai wadah hand sanitizer.

Alat pensteril tangan berbahan alkohol itu kemudian disiram ke kaki kiri A, kemudian pelaku menyulutnya dengan korek api gas.

"Seperti yang ada di video, langsung dibakar gitu pakai hand sanitizer," kata Giri.

Korek api gas, yang digunakan menyulut api di kaki kiri korban, juga sudah dipersiapkan sebelumnya. Beruntung A bisa memadamkan api di kaki kirinya dengan membentur-benturkan kakinya di aspal hingga api padam.

Giri menyatakan, keluarganya tidak langsung melaporkan kasus itu ke Polres Metro Jakarta Timur karena ketiga pelaku masih tetangga, dan hanya berbeda wilayah RT saja.

Namun dia tidak menutup kemungkinan keluarga akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum pidana, bila dalam proses mediasi tidak menghasilkan jalan keluar penyelesaian masalah.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved