Berita Daerah

Gandeng 160 PTS, Tech Luncurkan Edufecta, Nadiem Makarim Sebut Jurusan atau Prodi Tidak Ada Batasan

Dihadiri Mendikbudristek Nadiem Makarim, IndoSterling Technomedia luncurkan aplikasi penyedia sistem informasi manajemen perguruan tinggi, Edufecta.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Dihadiri Mendikbudristek Nadiem Makarim, IndoSterling Technomedia luncurkan aplikasi penyedia sistem informasi manajemen perguruan tinggi, Edufecta, di Universitas Gunadarma, Kepala Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (2/4/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM - Pandemi Covid-19 melanda sejak tahun 2019 lalu, memiliki dampak yang siginifikan terhadap berbagai sektor, tidak terkecuali dunia pendidikan. 

Selama Pandemi Covid-19, proses belajar mengajar di jenjang TK hingga perguruan tinggi membutuhkan dukungan teknologi digital, untuk menjangkau pola belajar yang berubah menjadi sistem jarak jauh.

Menanggapi hal tersebut IndoSterling Technomedia, meluncurkan aplikasi penyedia sistem informasi manajemen perguruan tinggi, yaitu Edufecta.

CEO Technomedia Interkom Cemerlang, Ucu Komarudin akui, Edufecta tengah memfasilitasi 160 perguruan tinggi swasta, guna mendukung program percepatan digitalisasi kampus.

"Kami sadar dalam masa seperti sekarang, kebutuhan teknologi sudah menjadi keniscayaan, oleh karena itu kami berusaha mengambil peran nyata dalam mempercepat proses digitalisasi dan optimalisasi pembelajaran di perguruan tinggi di Indonesia, dengan menghadirkan Edufecta," papar Ucu Komarudin di Universitas Gunadarma, Kepala Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (2/4/2022).

Ucu menjelaskan, peluncuran Edufecta tersebut disambut baik oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi). 

Sebab program tersebut, mampu membantu kampus-kampus di seluruh Indonesia beralih pada sistem digitalisasi dan membantu pengembangan pengelolaan kampus. 

"Sejauh ini ada lebih dari 160 perguruan tinggi swasta dapat menikmati manfaat Edufecta selama 5 tahun," kata dia.

"Kita juga berharap, program ini dapat dinikmati oleh kampus lainnya yang memang banyak yang belum beralih ke sistem pengelolaan digital," sambungnya.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, (Mendikbudristek) RI, Nadiem Makarim menyambut baik program Edufecta tersebut.

Menurutnya, program digitalisasi kampus dapat meningkatkan pengembangan pengelolaan kampus, menjadi beralih ke program digital.

"Kampus-kampus di Indonesia harus lebih semangat dan tanggap dengan perubahan dan para mahasiswa harus lebih merdeka untuk belajar hal-hal yang sesuai dengan minatnya, tidak lagi dibatasi oleh jurusan atau prodi," tambah Nadiem.

"Dengan program ini, para pimpinan dan perguruan tinggi harus menggerakan perubahan sistem management kampus dengan proses digitalisasi"

"dan bisa mempersiapkan pendidikan cemerlang dimasa depan demi mewujudkan merdeka belajar," jelas Nadiem Makarim.

(Wartakotalive.com/M28)

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved