Kereta api

Simak Aturan Baru bagi Penumpang Kereta Api Jarak Jauh, Tes Covid-19 Masih Diminta lho

PT KAI memberlakukan aturan baru bagi calon penumpang, yakni syarat hasil tes Covid-19 bagi calon penumpang yang tidak diimunisasi Covid-19.

Editor: AC Pinkan Ulaan
PT KAI
PT KAI memberlakukan aturan baru bagi calon penumpang, yakni syarat hasil tes Covid-19 bagi calon penumpang yang tidak diimunisasi Covid-19, atau belum lengkap imunisasi Covid-19. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan aturan perjalanan baru mulai Jumat (8/4), yakni mensyaratkan hasil tes Covid-19 bagi calon penumpang kereta api karak jauh yang belum diimunisasi Covid-19, atau imunisasinya belum lengkap sampai vaksin Covid-19 dosis 3 atau booster.

Sebagaimana tercantum dalam siaran pers PT KAI, apabila calon penumpang tidak bisa menunjukkan hasil negatif tes Covid-19, maka orang itu akan diarahkan ke loket pembatalan tiket untuk membatalkan tiketnya.

Dengan kata lain, calon penumpang itu tidak boleh naik ke kereta api selama tidak memiliki hasil negatif tes Covid-19.

Calon penumpang pun tidak akan mendapat pengembalian (refund) penuh karena ada potongan 25 persen untuk biaya administrasi pembatalan.

Vaksinasi Covid-19

Aturan baru ini, sebagaimana dijelaskan VP Public Relations KAI Joni Martinus mengacu kepada SE Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022, dan disosialisasikan pada 5-7 April 2022.

Berdasarkan SE tersebut, syarat naik KA Jarak Jauh mulai 5 April 2022 adalah sebagai berikut:

1. Calon penumpang yang sudah mendapat vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19

2. Calon penumpang yang sudah mendapat vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam

3. Calon penumpang yang sudah mendapat vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved