Berita Kriminal
Kejadian Perampokan Toko Emas Bikin Kapolresta Tangerang Turun Tangan: Pencurian dengan Kekerasan
Insiden perampokan toko emas terjadi di Perumahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/4/2022).
Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Panji Baskhara
TRIBUNBEKASI.COM - Insiden perampokan toko emas terjadi di Perumahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/4/2022).
Akibat kejadian itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Zain Dwi Nugroho langsung memimpin kegiatan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Telah terjadi pencurian dengan kekerasan. Saat ini kami sedang olah TKP, pengambilan rekaman CCTV di sekitar dan juga melakukan pemeriksaan korban dan saksi," kata Zain.
Zain menjelaskan, pelaku perampokan diperkirakan berjumlah 2 orang dan diduga menggunakan senjata api.
Baca juga: Beraksi di 7 Lokasi, Komplotan Begal yang Tewaskan Buruh Cantik Pernah Rampok Anggota Polisi
Baca juga: Komplotan Begal Rampok Anggota Brimob di Jatisampurna Tertangkap, Dalangnya Ternyata Remaja 17 Tahun
Baca juga: Begal Sadis Rampok Anggota Brimob di Jatisampurna Ditangkap, Polisi Cari Barbuk dan Pelaku Lainnya
Sekuriti perumahan, kata Zain, terkena tembakan di bagian paha dan saat ini sedang dalam perawatan.
"Korban sekuriti terkena tembakan di bagian paha saat mencoba menghalau para pelaku," ucapnya.
Zain kemudian menjelaskan kronologis peristiwa itu.
Kata Zain, korban pegawai toko emas saat itu sedang menunggu penjualan di toko.
Kemudian datang seorang pria yang mengeluarkan senjata api dan langsung menembak ke arah kaca pembatas toko mas.
"Pelaku mengeluarkan tembakan beberapa kali, kemudian ketika kaca pembatas sudah pecah pelaku langsung mengambil beberapa mas yang berada di tempat itu," tutur Zain.
Orang nomor satu di Polresta Tangerang Polda Banten itu kemudian menyampaikan, salah satu sekuriti berusaha mengamankan. Akan tetapi pelaku langsung menembak sekuriti mengenai paha.
"Usai menembak sekuriti, pelaku langsung melarikan diri," ungkapnya.
Diutarakan Zain, kerugian ditaksir kurang lebih emas 0,5 kilogram 16 karat atau sekitar Rp 350 juta.
Zain menegaskan, akan segera mengejar pelaku serta melakukan patroli guna mencegah kejadian serupa.
"Kami akan terus dalami kasusnya, memeriksa saksi dan melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku," papar Zain.
(Wartakotalive.com/DIK)