Berita Jakarta
Dipanggil Polda Usai Meluncur di Jalan Raya, Atlet Sepatu Roda Diminta Tanda Tangan Perjanjian
Perbuatan para pesepatu roda di Jalan Raya Gatot Subroto bisa menimbulkan gangguan keamaman, ketertiban, kelancaran dan keselamatan lalu lintas.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM — Polda Metro Jaya memanggil jajaran pengurus Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Poserosi) Provinsi DKI Jakarta atas insiden menerobos jalan raya.
Para atlet yang melanggar tersebut diberi edukasi dan diminta menandatangani surat perjanjian agar tidak melanggar perbuatan yang sama.
Para pengurus Poserosi tersebut dipanggil ke Gedung Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2022).
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa usai viral ada rombongan pesepatu roda yang menerobos Jalan Gatot Subroto pihaknya langsung mencari para pesepatu roda tersebut.
Setelah ditemukan pelanggarnya, Polda Metro Jaya kemudian memanggil kelompok tersebut untuk dimintai klarifikasi dan diberikan edukasi.
Baca juga: Kemenag Tetapkan Jemaah Haji Reguler Dibagi 241 Kloter dan Berangkat Dalam 236 Penerbangan
Baca juga: Usai Lebaran Pencari Kerja di Karawang Nyaris 100 Ribu Orang, tapi Lowongan Pekerjaan Minim
Peristiwa viral tersebut kata Sambodo juga menjadi asistensi dari Korlantas Polri.
Sebab, yang dilakukan para pesepatu roda di Jalan Raya Gatot Subroto bisa menimbulkan gangguan keamaman, ketertiban dan kelancaran serta keselamatan lalu lintas di jalan.
"Oleh sebab itu semua pihak yang menimbulkan gangguan terhadap keamanan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan tentu akan kita beri tindakan," bebernya usai pertemuan dengan Poserosi DKI Jakarta.
Namun demikian, karena pelanggaran baru dilakukan sekali, maka pihak Ditlantas hanya memberikan tindakan berupa teguran yang sifatnya represif non justicial.
Yakni para panggar dipanggil untuk diberi edukasi dan diminta tanda tangan surat pernyataan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya.
Baca juga: Diduga Lepas dari Pengawasan Bocah Usia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang
Baca juga: Pembuatan Jalur Street Race di Kota Bekasi Hampir Selesai
"Kenapa karena tentu dari video ini bisa kita lihat apa yang dilakukan oleh para pesepatu roda ini telah menimbulkan gangguan terhadap Kamseltib Lantas dan ini sangat berbahaya," jelasnya.
Sebelumnya segerombolan pesepatu roda viral di media sosial karena melintas di Jalan Gatot Subroto persis depan Hotel Sultan arah Tomang.
Mereka melintas di tengah jalan raya. Tidak ayal hal itu menganggu kendaraan lain yang melintas.
Klakson pun bergema untuk meminta pesepatu roda minggir. Namun, satu atlet pesepatu roda malah balik marah ke pengendara.
Klakson para pengendara dihiraukan para pesepatu roda.
Baca juga: Polda Metro Catat 163 Kecelakaan Saat Operasi Ketupat Jaya 2022, Hanya 1 Libatkan Pemudik
Baca juga: Sara Wijayanto Akui Selalu Nantikan Kue Ulang Tahun dari Demian
Belakangan, Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) DKI Jakarta Muhammad Sal mengakui bahwa rombongan pesepatu roda itu ialah atlet mereka.
Sal mengatakan aktivitas kelompok tersebut merupakan kegiatan persiapan menghadapi kejuaraan nasional atau kejurnas Piala Ibu Negara (PIN) yang rencananya akan digelar pada bulan Juli. (Wartakotalive.com/Desy Selviany)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/dirlantas-10mei.jpg)