Berita Bekasi

Kasus Hepatitis Akut Misterius Ramai Jadi Perbincangan, Pemkot Bekasi Siapkan Langkah Antisipasi Ini

Tri memastikan layanan kesehatan yang ada di Kota Bekasi telah siap, begitu pula dengan para tenaga kesehatan.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
dok. Prokopim Pemkab Bekasi
Infografis mengenai hepatitis akut -- Pemerintah Kota Bekasi terus memantau perkembangan kasus hepatitis akut misterius yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan meskipun di Kota Bekasi sendiri masih nihil akan kasus itu. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Pemerintah Kota Bekasi terus memantau perkembangan kasus hepatitis akut misterius yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan meskipun di Kota Bekasi sendiri masih nihil akan kasus itu.

Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk dengan dokter-dokter untuk terus dapat memantau perkembangan kasus hepatitis.

"Kami pihak pemerintah terus berkoordinasi, terutama untuk para okter-dokter penyakit dalam, mereka untuk memantau perkembangan yang ada," kata Tri Adhianto, Jumat (13/5/2022).

Secara kesiapan untuk layanan kesehatan di Kota Bekasi, menyusul adanya kasus hepatitis yang ditemukan di Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Baca juga: Ada 21 Kasus Dugaan Hepatitis Misterius di Jakarta, Wagub DKI: Kemungkinan Sekolah Kembali Daring

Baca juga: Antisipasi Hepatitis Akut, Dinkes Kabupaten Bekasi Minta Nakes Lebih Cermat Lihat Gejala Pasien

Tri memastikan layanan kesehatan yang ada di Kota Bekasi telah siap, begitu pula dengan para tenaga kesehatan.

"Terus kita optimalkan pusat pusat kesehatan kita, kemudian kita kordinasikan terus sampai setiap hari kita lakukan daring secara internal maupun dengan Kementrian kesehatan, RS swasta, RS negeri," katanya

Sebelumnya Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi hepatitis akut misterius yang baru-baru ini menjangkit beberapa anak-anak di Indonesia yang umumnya berusia 16 tahun kebawah.

Dalam waktu dekat, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, mengataka akan mengundang para dokter spesialis anak, untuk meminta masukan, terkait langkah-langkah pencegahan agar kasus hepatitis ini tidak menyebar lebih luas seperti halnya Covid-19.

BERITA VIDEO : BUAH MATOA ASLI PAPUA BISA MENCEGAH PENYAKIT KRONIS

"Dalam jangka waktu dekat dinas kesehatan mau mengundang dokter spesialis anak untuk mendapatkan masukan-masukan apa langkah-langkah yang harus diantisipasi oleh pemerintah Kota Bekasi," kata Tanti Rohilawati, Selasa (10/5/2022).

Terkait kesiapan fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bekasi mengantisipasi hepatitis akut ini, Tanti mengakui jika seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bekasi siap.

Sebab saat ini layanan kesehatan terus terus berjalan dengan baik menyusul kasus Covid-19 yang mulai landai.

"Kesiapan Rumah Sakit sesuai dengan gambaran yang ada di Kota Bekasi tadi sudah kita sampai kan juga alhamdulillah kita punya Rumah Sakit baik Pemerintah maupun Swasta. Kita punya puskesmas 48 InsyaAllah untuk pelayanan kesehatan saat ini kita katakan siap," ucapnya. 
 
 
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved