Berita Jakarta

Ada 21 Kasus Dugaan Hepatitis Misterius di Jakarta, Wagub DKI: Kemungkinan Sekolah Kembali Daring

dirinya menekankan kepada masyarakat agar menghindari benda-benda yang biasa digunakan bersama di tempat umum, terlebih untuk tempat sajian makanan.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dedy
Shutterstock/Kateryna Kon via Kompas.com
Ilustrasi: hepatitis/virus hepatitis --- Sebanyak 21 kasus dugaan hepatitis akut misterius mulai terjadi di Jakarta. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut belajar jarak jauh secara daring berpotensi kembali dilakukan guna mewaspadai penyebaran hepatitis akut misterius di sekolah. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Sebanyak 21 kasus dugaan hepatitis akut misterius mulai terjadi di Jakarta.

Data tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Sehingga, pria yang karib di sapa Ariza ini menyebut belajar jarak jauh secara daring berpotensi kembali dilakukan guna mewaspadai penyebaran hepatitis akut misterius di sekolah.

"Termasuk PTM (pembelajaran tatap muka) ini masih kami pelajari apakah akan kembali online (belajar jarak jauh), kami lihat," ucap Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2022) malam.

Baca juga: Diduga Terkena Hepatitis Akut Misterius, Bocah 11 Tahun Dipindah dari Rumah Sakit di Bekasi ke RSCM

Baca juga: PTM di Kota Bekasi Tetap Berjalan Meski Ramai Kasus Hepatitis Misterius 

Orang nomor dua di Ibu Kota ini meminta agar masyarakat tetap waspada mengingat organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menetapkan kasus hepatitis akut sebagai kejadian luar biasa.

"Memang kasus ini menurut WHO sudah menjadi kejadian luar biasa (KLB) Itu sudah dari WHO sendiri, nanti Indonesia (khususnya) Jakarta menunggu kebijakan pemerintah pusat," jelas dia.

Selain itu, Ariza juga menuturkan Hepatitis Akut Misterius ini tak hanya menyerang usia anak, tetapi juga bisa dialami oleh orang dewasa.

Kendati demikian, dirinya menekankan kepada masyarakat agar menghindari benda-benda yang biasa digunakan bersama di tempat umum, terlebih untuk tempat sajian makanan.

"Kami minta khususnya anak-anak yang mudah terjangkit ditunda dulu bermain di tempat umum seperti kolam renang bersama, kegiatan anak suka bermain di tempat indoor," tutup dia. 

BERITA VIDEO : VALERIE BANTU MASYARAKAT KETAHUI POTENSI DIRI

Pemprov DKI bentuk tim telusuri hepatitis akut misterius

Pemerintah DKI Jakarta telah membentuk tim untuk menelusuri kasus hepatitis akut misterius. Sampai Rabu (11/5/2022), sudah ada 21 pasien yang diduga terjangkit penyakit ini, dan tiga pasien di antaranya meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pembentukan satuan tugas (satgas) atau tim ini sudah menjadi ketentuan aturan. Namun, kata dia, tidak semua tim tersebut harus diperintahkan oleh pimpinan dalam hal ini Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah (Sekda) saat bekerja.

“Semua Kepala Dinas, Kepala Badan, Wali Kota itu sudah tahu apa langkah-langkah yag harus dilakukan. InsyaAllah kami Pemprov DKI Jakarta, khususnya Dinkes selalu memberikan pelayanan terbaik terhadap kesehatan masyarakat terlebih masalah-masalah yang mencuat belakangan ini,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Rabu (11/5/2022).

Menurutnya, persoalan hepatitis akut misterius tidak hanya menjadi masalah Jakarta saja, tetapi Pemerintah Indonesia dan dunia. Atas fenomena itu, beberapa kepala negara termasuk kepala daerah di tingkat provinsi, kota dan kabupaten di Indonesia juga menaruh perhatian besar.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved