Berita Daerah

Tanah Longsor di Cijeruk Tewaskan Empat Orang Warga

Sebelum bencana tanah longsor itu terjadi, hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam durasi yang cukup lama.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Ichwan Chasani
Dok. BPBD Kab Bogor
Empat warga Kampung Pasir Pogor, RT 01/ RW 04, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor meninggal dunia karena tanah longsor pada Sabtu (21/5/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM — Bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Pasir Pogor, RT 01/ RW 04, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor menewaskan empat orang warga setempat.

Peristiwa bencana tanah longsor tersebut terjadi pada Sabtu (21/5/2022) petang, sekitar pukul 17.30 WIB.

Sebelum bencana tanah longsor itu terjadi, hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam durasi yang cukup lama.

Akibat tanah longsor tersebut, Dua unit rumah warga tertimbun puing-puing longsoran serta memakan korban jiwa.

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan seluruh jajaran terkait segera bertindak cepat lakukan evakuasi dan langkah-langkah tanggap darurat.

Baca juga: Ponpes Attaqwa Luluskan 314 Santri, Rata-rata Lolos Seleksi Mahasiswa Baru di Dalam dan Luar Negeri

Baca juga: Di Pusat Perbelanjaan Ini, Pengunjung Terkejut Ada Mobil Listrik Tanpa Awak Pengemudi

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan, mengungkapkan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban bencana longsor.

"Mendengar berita duka tersebut, saya langsung perintahkan sejumlah jajaran untuk menerjunkan tim dan bertindak cepat melakukan evakuasi serta langkah-langkah tanggap bencana," kata Iwan, Minggu (22/5/2022).

Iwan juga meminta agar masyarakat tetap tenang, waspada terhadap lingkungan sekitarnya dan terus berdoa bersama untuk keselamatan para korban bencana longsor tersebut.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Bogor, tanah longsor terjadi sepanjang 10 meter, dengan tinggi 6 meter, serta lebar 5 meter.

"Tim segera diterjunkan ke tempat kejadian bencana sesaat setelah menerima laporan dari staf Desa Cipelang," kata Kepala BPBD Kabupaten Bogor Yani Hassan.

Baca juga: Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor, BPBD Jabar Sebar Surat Peringatan Dini ke Seluruh Kecamatan

Baca juga: Warga Desa Satria Jaya Korban Tanah Longsor Masih Trauma

Dia menambahkan lima orang korban selamat dari dua unit rumah yang rusak berat.

"Mereka diungsikan ke rumah saudaranya yang terdekat," tuturnya.

Korban selamat atas nama, Fitri, Hilman, Adit, Abay, Ama.

Sementara terdapat empat korban jiwa yang tertimbun tanah longsor yakni Duduh (40), Uum (70), Eneng (30), dan Nafis (2).

Tim TRC BPBD bergerak cepat berkoordinasi dengan aparat setempat, melakukan pendataan, melakukan tindakan yang diperlukan sesuai SOP kebencanaan dan melakukan analisa di lokasi.

Baca juga: Hancur Terkena Longsor, 10 Rumah Warga Bakal Dapat Penggantian

Baca juga: Bencana Longsor di Bibir Kali Bekasi, Sebanyak Sembilan Rumah Warga di Kecamatan Tambun Utara Hancur

Tim bergerak bersama beberapa jajaran diantaranya, Satpol PP, PMI Kabupaten Bogor, Damkar, Dinas Sosial, Linmas Desa Cipelang, Polres Bogor, Polsek Cijeruk, Babinsa Cijeruk, Bhabinkamtibmas Cijeruk, Karang Taruna, dan unsur masyarakat lainnya.

Pencarian dan evakuasi korban tanah longsor dilakukan hingga Minggu (22/5/2022) pukul 03.00 WIB.

Tiga korban jiwa atas nama Duduh, Uum, dan Nafis sudah ditemukan, sementara korban atas nama Eneng masih dalam pencarian. Pencarian korban akan dilanjutkan pada hari ini. (Wartakotalive.com/Hironimus Rama)

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved