Upods Indonesia Luncurkan Device Terbaru, V3 Diklaim Mampu Bersaing dengan Produk Luar Negeri
Upods Indonesia, produsen Rokok Elektrik (REL) mengeluarkan device terbarunya, yakni Upods V3.
TRIBUNBEKASI.COM - Upods Indonesia, produsen Rokok Elektrik (REL) mengeluarkan device terbarunya.
Device terbarunya ini diklaim siap bersaing dengan produk buatan luar negeri.
Hal tersebut mengingat produk- produk merek China yang sudah merajai pasar di Indonesia.
Penggunaan rokok elektrik atau vape makin meningkat.
Baca juga: Perang Rusia Vs NATO Berpotensi Krisis Moeneter Super? Ini Penjelasan CEO Black Boulder Capital
Baca juga: Sempat Menjabat Pelaksana Tugas, Dani Ramdan Dipilih Lagi Sebagai Pj Bupati Bekasi, Besok Dilantik
Baca juga: Mantan Menperin Fahmi Idris Dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Satu Liang Lahat dengan Istri
Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan transaksi terus menerus pada industri ini.
"Begitupun dengan Upods Indonesia, sebagai salah satu produsen Rokok Elektrik siap memberikan pengalaman vaping terbaik dikelasnya"
"Yakni dengan memberikan berbagai pilihan pada device maupun beragam pilihan rasa liquid disesuaikan dengan cita rasa masyarakat Indonesia melalui device terbarunya," ucap Aryo Andrianto, CEO Upods Indonesia di Jakarta, pada Jumat (20/5/2022).
Ia yang juga selaku Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia akui, Upods Indonesia miliki beberapa misi utama.
Pertama, untuk membantu para perokok beralih ke produk yang lebih rendah risiko.
"Tentu kami juga sangat memperhatikan apa yang mereka (perokok) butuhkan agar dapat beralih ke vape." ucapnya.
Kedua, kata dia, pihaknya ingin membuktikan apabila produk lokal juga dapat bersaing dengan produk luar.
"Lewat Produk terbaru ini (V3), saya yakin dapat diterima di pasar Nasional maupun Internasional"
"Karena kami sangat memperhatikan secara detail dari setiap sentuhan saat pembuatan" paparnya.
Ketiga, besar juga harapan Upod Indonesia dapat membuka lapangan pekerjaan di Indonesia.
"Selain itu Upods Indonesia juga sangat terbuka bagin para investor yang ingin turut serta bangun produk-produk lokal, untuk jadi market leader di negaranya sendiri," ungkap Aryo.