Selasa, 14 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

Percepat Program Pembangunan di Kabupaten, Pemkab Bekasi Susun Konsep Smart City

"Karena tanpa konsep smart city, kita akan tertinggal terus, kita akan mengalami loncatan, jika kita mampu menerapkan konsep smart city ini," ujarnya.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan saat menghadiri acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Masterplan Smart City Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG ---Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Masterplan Smart City Kabupaten Bekasi di Hotel Nuanza Hotel & Convention Cikarang Selatan, Senin-Selasa (6-7/6/2022).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) dan BKPSDM Kabupaten Bekasi itu dilaksanakan, menyusul terpilihnya Kabupaten Bekasi sebagai salah satu dari 50 kabupaten/kota di Indonesia yang difasilitasi pemerintah dalam program menuju smart city (kota cerdas). 

"Dengan momentum ini, saya berharap kepada seluruh elemen, baik di lingkungan Pemda, masyarakat, dunia usaha maupun perguruan tinggi, kita bisa mengejar untuk bisa mewujudkan smart city, bukan hanya mimpi, tapi menjadi kebutuhan Kabupaten Bekasi saat ini," kata Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan di lokasi.

Baca juga: Genjot Serapan APBD, Pj Bupati Bekasi Percepat Pelaksanaan 500 Tender Kegiatan Dalam 1 Bulan Kedepan

Baca juga: Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Senang dan Bangga, 60 Siswa Jebolan BLK Kabupaten Bekasi Sudah Bekerja

Pemkab Bekasi, sambung Dani, telah memiliki sarana penunjang seperti data center, fiber optic, dan berbagai aplikasi yang memudahkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Hanya tinggal diintegrasikan dan dikembangkan, karena teknologi di bidang informasi dan komunikasi itu terus berkembang dari waktu ke waktu, sehingga perlu inovasi-inovasi, sesuai kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Dani berharap konsep dan penerapan smart city ini, bisa mengakselerasi program pembangunan di Kabupaten Bekasi.

BERITA VIDEO : PJ BUPATI BEKASI TINJAU GERBANG TOL GABUS

"Karena tanpa konsep smart city, kita akan tertinggal terus, kita akan mengalami loncatan, jika kita mampu menerapkan konsep smart city ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam mengatakan kegiatan bimtek tersebut akan digelar sebanyak empat kali dalam empat bulan ke depan. 

"Kewajiban kita adalah menghadirkan para anggota Dewan Smart City yang terdiri dari Bupati, DPRD, kalangan Akademisi, dunia usaha, dan seluruh pimpinan perangkat daerah. Alhamdulillah Pak Bupati Hadir, Wakil Ketua Dewan juga hadir beserta seluruh perangkat daerah hadir," ungkap Jaoharul.

Jaoharul menyebutkan, Bimtek Smart City tahap pertama ini, nantinya akan diakhiri dalam Closing Ceremony (penutupan acara) pada Oktober 2022 mendatang, setelah menghasilkan masterplan pengembangan smart city untuk Kabupaten Bekasi.

Tim dari Kemenkominfo merupakan pengarah untuk mencari "Quick Win" atau sektor unggulan yang dimiliki Kabupaten Bekasi, yang menjadi target dari penyusunan Masterplan Smart City.

"Selama 4 bulan ini digali, apa potensinya dan apa permasalahannya, kemudian mengarah pada penyusunan masterplan," tuturnya.

Jaoharul berharap setelah dilaksanakannya Bimtek selama empat bulan ke depan, semua komponen masyarakat dari mulai perangkat daerah, pemerintah desa, dunia usaha, akademisi, dapat merumuskan konsep smart city yang paling cocok untuk dilaksanakan di Kabupaten Bekasi. 


 

 
 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved