Piala AFF U19
Suporter Timnas Indonesia Sudah Berdatangan ke Stadion Patriot Candrabhaga Sejak Petang
Suporter Timnas Indonesia U-19 sudah berdatangan ke Stadion Patriot Candrabhaga, untuk mendukung skuad Garuda Nusantara di ajang Piala AFF U-19 2022.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN -- Ribuan suporter Timnas Indonesia U-19 mulai memadati kawasan di sekitar Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, sejak Sabtu (2/7/2022) petang.
Pantauan Tribun Bekasi, penonton sepak bola memastikan kendaraannya diparkir di kantong-kantong parkir dekat stadion, seperti di parkiran RS Mitra, kawasan perumahan kejaksaan, dan gedung parkir stadion.
Suporter datang mengenakan pakaian merah dan seragam Timnas Indonesia. Mereka berjalan kaki dari kantong-kantong parkir menuju pintu masuk penonton.
Meski pertandingan Piala AFF U-19 2022 Indonesia melawan Vietnam baru akan dimulai pada pukul 20.30, namun para penonton yang telah memiliki tiket diperbolehkan memasuki kawasan stadion.
Namun sebelum masuk, mereka harus melalui pemeriksaan dulu yang dilakukan oleh petugas kepolisian, untuk mencegah benda berbahaya masuk stadion.
Sementara itu, kondisi lalu lintas di Jalan Ahmad Yani dari arah Summarecon menuju Tol Barat masih mengalami kemacetan. Sedangkan dari arah sebaliknya terpantau ramai lancar.
Benda yang dilarang
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, demi menjaga keamanan dan ketertiban selama penyelenggaraan Piala ASEAN Football Federation U-19 2022, penonton dilarang membawa mercon, kembang api, flare, dan petasan ke dalam stadion.
Petugas pengamanan, yang terdiri dari unsur TNI, Pemkot Bekasi, dan polisi akan memeriksa barang bawaan penonton saat akan memasuki Stadion Patriot Candrabhaga (PCB), Kota Bekasi.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki, menyatakan sekira 1.500 personel pengamanan pertandingan akan disebar di kawasan stadion, sebelum, selama, dan sesuah pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga berlangsung. Terutama saat laga Timnas Indonesia melawan Vietnam pada pukul 20.30 nanti.
"Untuk personel yang dilibatkan baik dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Bekasi Kota dan instansi terkait Pemkot baik Dinas Perhubungan, Dinas kesehatan, Pol PP, lalu Kodim 0507 Bekasi dan Armed. Di sini kami kurang lebih 1.500 personel yang mengamankan, dan ini berlangsung sekitar dua minggu sampai tanggal 15 Juli," ujar Hengki pada Sabtu (2/7).
Seluruh petugas akan memeriksa setiap pengunjung sebelum melewati gerbang stadion. Benda-benda yang dinilai membahayakan akan disita.
"Seperti adanya senjata api, senjata tajam, bahan bahan peledak, korek api, minuman kaleng yang bisa dilempar ke lapangan, flare yang mengeluarkan api, mercon, kembang api, termasuk bambu yang buat bendera panjang itu dilarang karena membahayakan," katanya.
Tak hanya itu, pihaknya juga bakal mengantisipasi keramaian di Jalan Ahmad Yani, yang jadi jalur utama pintu masuk bagi penonton.
Potensi kemacetan dan tindak kriminal lainnya juga menjadi fokus perhatian petugas pengamanan.