Berita Jakarta

Cegah Pelecehan Seksual di Transjakarta Sistem Pembayaran Tiket akan Diubah jadi Account Based (ABT)

Sistem ticketing dan pembayaran Transjakarta akan diubah ke sistem account based.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sistem ticketing dan pembayaran Transjakarta akan diubah ke sistem account based. Keterangan foto: (ilustrasi) Animo masyarakat untuk menaiki bus wisata TransJakarta cukup tinggi, pada libur Lebaran Idul Fitri, Selasa (3/5/2022) siang. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Dinas Perhubungan, akan memperbaiki layanan angkutan umum untuk mecegah terjadinya pelecehan seksual.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengungkapkan, pihaknya akan mencoba mencegah kasus pelecehan seksual dengan memperbaiki layanan ticketing dan sistem pembayaran.

Pembayaran tiket yang semula chip based atau berbasis chip akan diubah menjadi account based atau akun pengguna berdasarkan identitas.

"Nantinya ada perubahan menjadi account based ticketing (ABT) untuk seluruh layanan tiket angkutan umum. Yang sebelumnya chip base jadi account based ticketing," kata Syafrin di Halte Transjakarta Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat (5/8).

Adapun identitas pengguna transportasi umum akan terekam ketika menggunakan accout based ticketing.

Pengenalan wajah

Pemprov DKI Jakarta juga mengembangkan pengenalan wajah (face recognition) dalam sistem pembayaran angkutan umum.

"Sehingga jika ada pelanggan yang melakukan pelecehan seksual, langsung ter-record wajahnya," ujar Syafrin.

Nantinya pihak Transjakarta lebih mudah mengidentifikasi pelaku pelecehan seksual, dan melarangnya naik transportasi umum.

Untuk informasi, PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta berkomitmen mencegah pelecehan seksual melalui kampanye "Stop Pelecehan Seksual".

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved