Senin, 18 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Persija Jakarta

Thomas Doll Puji Muhammad Ferrari, Meski Masih Muda Bek Persija ini Bermental Kuat

Muhammad Ferrari, bek muda Persija Jakarta, yang menunjukkan kinerja positif meski usianya masih muda.

Tayang:
Penulis: Alfarizy Ajie Fadhilah | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Joko Supriyanto
Muhammad Ferrari, bek muda Persija Jakarta, yang menunjukkan kinerja positif meski usianya masih muda. Keterangan foto: (ilustrasi) Muhammad Ferrari juga personel Timnas Indonesia U-19 yang berlaga di turnamen Piala AFF U-19 2022. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Muhammad Ferrari mendapat pujian dari Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, ketika Persija menghadapi Persikabo 1973, di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/8).

Pemain bek tengah yang juga Kapten di Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia itu dipercaya Thomas Doll bermain penuh dalam laga Pekan 4 Liga 1 musim ini.

Pelatih berkebangsaan Jerman itu menyatakan Ferrari memiliki keseimbangan yang baik saat melakukan duel.

Tak hanya itu, pesepak bola berusia 19 tahun itu pun dinilai Pelatih Persija Jakarta itu memiliki mental yang patut diacungi jempol.

"Ya, Ferrari sangat positif, bagus. Dia kuat dalam berduel, dia juga punya kepribadian kuat, dan saya percaya dia punya masa depan yang cerah di sepak bola Indonesia," ungkap Doll saat konferensi pers usai pertandingan kontra Persikabo, Minggu (14/8).

Bukan pilihan pertama

Mulanya, kata Thomas Doll, Ferarri bukanlah pilihan pertama dalam pertandingan tersebut. Dia terpaksa diterjunkan karena banyak pemain Persija yang absen karena cedera dan sakit.

Seakan menjawab permasalahan Macan Kemayoran, Ferrari menunjukkan konsistensi permainan yang baik saat laga kontra Laskar Pajajaran (julukan Persikabo) tersebut.

"Kami juga bisa lihat selama latihan dia punya mental bagus, pemain yang juga dinamis, dan dia juga bisa menolong tim. Apalagi kami sekarang tidak memliki banyak bek yang bagus karena mereka absen, cedera, dan sakit," tutur Doll.

"Senang rasanya kami punya pemain bertalenta macam ini. Apalagi dia juga kuat main selama 90 menit. Intinya dia main baik di laga ini," lanjutnya.

Hasil Pekan 4

Persija Jakarta memperoleh hasil imbang lagi, setelah pertandingan Persikabo 1973 kontra Persija Jakarta berakhir dengan skor 1-1.

Uniknya, kedua gol diciptakan oleh pemain Persija.

Ya, ada pemain Persija Jakarta yang melakukan gol bunuh diri, sehingga Persija Jakarta urung mendapat 3 poin dari pertemuan ini.

Strategi Thomas Doll memainkan 5 bek di laga ini, untuk "menjinakkan" dua striker "buas" Persikabo, Dimas Drajad dan Gustavo Tocantins, berhasil dengan baik, sebab kedua pemain ini tak berkutik.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved