Berita Karawang

Perumdam Tirta Tarum Tunggak Listrik, DPRD Karawang Minta Evaluasi Sistem Kerja

Menurut Natala Sumedha, manajemen Perumdam Tirta Tarum Karawang harusnya malu. Apalagi dengan motto Perumdam dan penghargaan yang telah diraihnya.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Anggota Komisi II DPRD Karawang, Natala Sumedha. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Perusaahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tarum Karawang menunggak listrik capai Rp 1,2 Miliar.

Atas kenyataan itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang meminta Pemkab Karawang mengevaluasi sistem kerja Perumdam Tirta Arum Karawang.

Anggota Komisi II DPRD Karawang Natala Sumedha mengatakan adanya pemutusan listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) terhadap Perumdam Tirta Tarum Karawang merupakan kelalaian manajemen mengatur anggaran.

Oleh karenanya, pihaknya meminta sistem kerja Perumdam Tirta Arum Karawang diperbaiki.

"Dengan adanya pemutusan aliran listrik dari PLN ke Perumdam akbiat pembayaran listrik merupakan kelalaian karyawan dan seharusnya hal tersebut tidak boleh terjadi karena pelayanan air bersih itu harus terus berjalan, dan harus diperbaiki sistem kerjanya,” kata Natala Sumedha, Selasa (22/8/2022).

Baca juga: Terus Anjlok, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi, Selasa Ini Kembali Turun, Simak Daftarnya

Baca juga: Davina Karamoy Bahagia Ulang Tahunnya Selalu Dirayakan Seluruh Masyarakat Indonesia

Menurut Natala Sumedha, manajemen Perumdam Tirta Tarum Karawang harusnya malu. Apalagi dengan motto Perumdam dan penghargaan yang telah diraihnya.

"Malu atuh apalagi dengan motto Perumdam Karawang itu BEST (Berikan Service Terbaik), dan BUMD ini pernah mendapatkan 7 award di tahun 2021 dan penghargaan inovatif terbaik tahun 2022,” ucapnya.

Menurutnya, tunggakan listrik ini tidak ada kaitannya dengan masa jabatan yang habis ataupun SK (surat keputusan) perpanjangan masa jabatan. Akan tetapi seharunya itu sudah dipersiapkan dari jauh hari terkait pembayaran listrik itu.

“Cara kerja internal diperbaiki masa iya urusan listrik sampai dipepetkan waktunya. Hal-hal seperti ini oleh pihak manajemen harus dievaluasi,” tandasnya.

Aliran listrik Perusahaan Umum Air Minum Daerah (Perumdam) Tirta Tarum Karawang, Jawa Barat diputus. Akibatnya, pelayanan air bersih terancam terganggu.

Baca juga: Street Race Kemayoran Digelar Akhir Pekan Ini, Diramaikan 20 Klub Sepeda Motor dengan 500 Peserta

Baca juga: Verrell Bramasta Beberkan Kriteria Pasangan Idaman untuk Diajak Serius

Diputuskan aliran listrik Perumdam Tirta Tarum itu dibenarkan pihak PLN Karawang.

Kepala Humas PLN Cabang Karawang Wendy mengatakan, benar aliran listrik Perumdam Tirta Tarum diputus karena belum membayar tagihan listrik bulan Agustus. Pihaknya sudah memberi kabar melalui surat peringatan agar tagihan listrik segera dibayar. 

Namun karena perumdam tidak juga melakukan pembayaran, PLN Karawang terpaksa memutus aliran listrik sampai ada pembayaran. "Kami sudah memberitahu pihak perumdam agar segera menyelesaikan tunggakan, namun belum juga dibayar," kata Kepala Humas PLN Karawang, Senin (22/8/22).

Sementara itu, Humas Perumdam Tirta Tarum Karawang Ali ketika mengatakan, akibat pemutusan aliran listrik operasional Perumdam Tirta Tarum berhenti. Listrik merupakan komponen utama bagi Perumdam Tirta Tarum dalam menghasilkan air bersih. 

"Kami memang punya genset tapi kemampuannya hanya 4 jam saja. Itu belum bisa menghandel kebutuhan listrik seluruhnya," kata Humas Perumdam Tirta Tarum Karawang.

Ali menyatakan, tagihan listrik Perumdam Tirta Tarum dalam sebulan sebesar Rp1,2 miliar. Tagihan sebesar itu untuk 21 kantor cabang Perumdam Tirta Tarum.

Baca juga: Timsus Polri Bakal Segera Periksa Putri Candrawathi Sebagai Tersangka Pekan Ini

Baca juga: SIM Keliling Karawang Selasa 23 Agustus 2022 di Mal Cikampek, Berikut Persyaratannya

"Semua tagihan mencapai Rp1,2 miliar. Paling besar kantor cabang Karawang mencapai Rp200 juta perbulan," ujar Ali.

Diketahui saat ini tunggakan listrik sudah dibayarkan. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved