Berita Bekasi

Pelaku Usaha Transportasi Umum dan Masyarakat Miskin Bakal Dapat Bantuan Imbas Kenaikkan Harga BBM

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menjelaskan bantuan yang diberikan kepada masyarakat berbentuk bantuan langsung tunai (BLT) seperti saat pandemi Covid-19

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan. 

TRIBUNBEKASI.COM — Pemerintah Kabupaten Bekasi bakal memberikan bantuan sosial kepada masyarakat atas dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menjelaskan bantuan yang diberikan kepada masyarakat berbentuk bantuan langsung tunai (BLT) seperti saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

"Yang terdampak berat itu 40 persen masyarakat miskin, jadi subsidi itu digeserkan untuk warga miskin melalui BLT seperti selama pandemi, saat ini datanya terus kita update," kata Dani Ramdan melalui keterangan tertulisnya, Selasa (6/9/2022).

Oleh sebab itu, pihaknya kini tengah melakukan pemuktahiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi.

Selain itu, pelaku usaha transportasi umum juga akan mendapatkan bantuan serupa yang anggaran berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) serta Dana bagi hasil Pemkab Bekasi.

Baca juga: Putri Candrawathi dan Susi Diperiksa Pakai Lie Detector Hari Ini, Ferdy Sambo Giliran Besok

Baca juga: Naik Rp 4.000, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Selasa Ini Rp 955.000 Per Gram, Cek Daftarnya

"Nanti DAU dan dana bagi hasil yang ada di Pemda akan kita geser sebanyak 2 persen," tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar serta BBM non-subsidi Pertamax 92 yang diberlakukan pada Sabtu (3/9/2022) lalu.

Adapun tarif baru yang berlaku yakni, Pertalite dari harga Rp7.650 naik menjadi Rp10.000 per liter, solar dari harga Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter. Kemudian Pertamax 92 dari harga Rp12.500 naik menjadi Rp14.500. 

Tarif Angkutan Umum

Sebelumnya dikabarkan, kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) menimbulkan efek domino bagi sejumlah sektor, termasuk tarif angkutan umum yang juga terdampak.

Sekretaris DPC Organda Kabupaten Bekasi, Yaya Ropandi menjelaskan para pengusaha angkutan umum terpaksa menaikkan tarif sebesar 15 persen, terhitung sejak Senin (5/8/2022) ini.

Baca juga: Sitkom Bajaj Bajuri Siap Diproduksi Lagi Jika Mat Solar Sehat dan Rieke Longgar Waktunya

Baca juga: Merugi 10 Miliar Usai Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Gofar Hilman Sebut Belum Balik Modal

"Naiknya 15 persen untuk angkot se-Kabupaten Bekasi. Ada sekitar 600 angkot yang beroperasi di Kabupaten Bekasi. Ini adalah usulan dari elemen masyarakat dan pengusaha angkot," kata Yaya saat dikonfirmasi.

Dia mengatakan, kenaikan harga BBM ini memberatkan pengusaha dan sopir angkutan umum. Apalagi BBM menjadi kebutuhan pokok bagi pengusaha angkot. Belum lagi, pihaknya juga masih harus memikirkan biaya perawatan kendaraan.

"Terasa pengeluarannya, terutama beli BBM naik, belum lagi nanti suku cadang dan lainnya," ucapnya.

Yaya mengatakan, DPC Organda Kabupaten Bekasi sudah mengirimkan surat ke Penjabat Bupati Bekasi soal penolakan kenaikan harga BBM. Surat tersebut bernomor : 15/DPC OGD/BKS/IX/2022 tertanggal 3 September 2022.

"Saat ini sedang dibahas soal penyesuaian tarif angkutan umum di Dinas Perhubungan," ucapnya.

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Fortuna Karawang, Dealer Resmi Yamaha, Butuh 2 Orang Tenaga Admin Bengkel

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Besok Terakhir, Pabrik Komponen Otomotif Butuh 15 Operator Quality Control

Sebelumnya, pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar serta BBM non-subsidi Pertamax 92 yang akan diberlakukan pada Sabtu (3/9/2022), pukul 14.30 WIB.

Adapun tarif baru yang berlaku yakni, Pertalite dari harga Rp7.650 naik menjadi Rp10.000 per liter, solar dari harga Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter. Kemudian Pertamax 92 dari harga Rp12.500 naik menjadi Rp14.500.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved