Minggu, 12 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

HUT Kabupaten Karawang

Disdukcapil Karawang Ajak Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan Tanpa Perantara, Mudah dan Gratis 

Program ini bersifat jemput bola, dengan tujuan bahwa negara hadir untuk warga sesuai amat Undang-undang serta amanah Bupati Karawang

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta Kota/Yulianto
Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Karawang, bersiap melayani warga dan memberikan pelayanan kepada penyandang disabilitas, di kantor Dukcapil Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/9/2022). Warta Kota/YULIANTO 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengajak masyarakat mengurus dokumen kependudukan sendiri tanpa perantara. 

Kepala Disdukcapil Karawang, Bambang Susetyo mengatakan Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Disdukcapil memberikan pelayanan seluruh administrasi kependudukan secara gratis. 

Dia memastikan pengurusan pelayanan administrasi kependudukan sudah sangat mudah dan cepat. 

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kami kepada masyarakat," kata kata Bambang, pada Rabu (14/9/2022). 

Dia juga mengungkapkan terus gencar melakukan pelayanan jemput bola ke masyarakat. Pelayanan jemput bola hadir sebagai bentuk program Dukcapil Ada Untukmu (DAU). 

Dengan hadir setiap kegiatan Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten), maupun datang langsung ke desa, sekolah hingga rumah warga.

Baca juga: Disdukcapil Karawang Imbau Warga Berikan Nama Anak Dua Suka Kata dan Jangan Lebih dari 60 Karakter

Pihaknya pada Januari 2022 melauncing program Dukcapil Ada Untukmu. 

Program ini bersifat jemput bola, dengan tujuan bahwa negara hadir untuk warga sesuai amat Undang-undang serta amanah Bupati Karawang bahwa harus ada peningkatan kualitas pelayanan publik. 

"Jadi program baru, saya yakin di daerah juga melakukan hal sama. Dengan prinsip menjemput bola kepada masyarakat, negara harus hadir untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik," jelas dia.

Bambang menerangkan, program ini menyasar masyarakat yang tak bisa melakukan pelayanan ke kantor Dukcapil maupun Mal Pelayanan Publik. 

Diantaranya, disabilitas, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sakit, lansia hingga korban kebakaran. 

"Kita akan membantu penyandang disabilitas, ODGJ, lansia, yang sedang sakit serta masyarakat lainnya yang tidak mampu atau tidak bisa mendatangi pusat-pusat pelayanan adminduk (administrasi kependudukan)," beber dia. 

Dia menjelaskan, dari tiga kegiatan pelayanan jemput bola itu dilakukan sebanyak 30 ribu lebih layanan dokumen kependudukan warga.

Mulai dari pengurusan Kartu Indonesia Anak (KIA), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), rekam e-KTP, akta kelahiran, dan akta kematian. 

Dari kegiatan itu juga, membuat perekaman KTP Elektronik mencapai 99,09 persen atau realisasi 1.762.109 dari target 1.778.248. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved