Berita Kriminal

Jadi Kurir Narkoba Jenis Ganja, Dua Pemuda Bekasi Diamankan Polisi

Saat diinterogasi, WS mengaku bersama temannya berinisial RS, menerima paket ganja tersebut dari seseorang yang berada di Pulau Sumatera.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Rilis pengungkapan kasus narkoba di Mapolsek Cabangbungin, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, CABANGBUNGIN — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Bekasi mengamankan seorang pemuda berinisial WS (30) yang menjadi kurir paket narkoba berjenis ganja di Kabupaten Bekasi.

Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi Kompol Dedi Herdiyana menceritakan penangkapan WS bermula saat anggota Polsek Cabangbungin melakukan patroli di Jembatan Garon, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Minggu (11/9/2022) lalu.

"Awal penangkapan bermula saat tersangka WS melintas di lokasi ketika petugas melakukan patroli. Kemudian saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah paket ganja dengan berat 150 gram," kaya Kompol Dedi Herdiyana saat rilis ungkapan kasus di Mapolsek Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Kamis (22/9/2022).

Saat diinterogasi, WS mengaku bersama temannya berinisial RS, menerima paket ganja tersebut dari seseorang yang berada di Pulau Sumatera.

Orang tersebut juga meminta keduanya untuk mengedarkan ganja-ganja ke kampung-kampung dan orang tertentu di Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Jadwal Layanan SIM Keliling Karawang Jumat 23 September 2022, Simak Lokasi dan Persyaratannya

Baca juga: SIM Keliling Kabupaten Bekasi Jumat 23 September 2022 di Mal Pelayanan Publik, Lotte Mart Cikarang

Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi Jumat 23 September 2022 di Gateway Park LRT City Jatibening Hingga Pukul 10

"Kemudian kami lanjutkan pengejaran tersangka lainnya, yakni RS yang bersembunyi di Jakarta Barat. Ketika dilakukan penangkapan, langsung kami bawa ke Mapolsek Cabangbungin untuk diinterogasi," katanya.

Polisi juga menemukan ganja kering siap edar seberat dua kilogram dari tangan tersangka RS. Barang haram tersebut kemudian dibawa untuk dijadikan barang bukti.

"Jadi kedua tersangka ini menerima paket dari Bandar yang ada di Sumatera. Keduanya diubah Rp150 ribu setiap kali mengedarkan ganja. Penerima paketnya pun sudah ditentukan oleh bandara," kata Kompol Dedi Herdiyana.

Kedua tersangka dijerat Undang–Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun kurungan penjara. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved