Berita Bekasi

TPS Ilegal Berkurang Sejak PDU di Mekarmukti Bekasi Berdiri, Mampu Daur Ulang 500 Kg Sampah Per Hari

Tempat pembuangan sementara (TPS) ilegal berkurang sejak keberadaan hadirnya Pusat Daur Ulang (PDU) di Mekarmukti, Kabupaten Bekasi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Tempat pembuangan sementara (TPS) ilegal berkurang sejak keberadaan hadirnya Pusat Daur Ulang (PDU) di Mekarmukti, Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM - Kepala Pusat Daur Ulang (PDU) Mekarmukti, Jaenudin mengakui sebelum PDU dibuat, cukup banyak tempat pembuangan sementara (TPS) ilegal di wilayahnya.

Sejumlah lokasi kosong dijadikan tempat pembuangan sampah-sampah rumahan tanpa ada penanganan maupun pengangkutan.

"Memang sampah di sini kebanyakan enggak diangkut ke TPA Burangkeng, jadi ada lahan kosong, dipakai buat buang sampah."

"Sampai penuh, cari lagi lahan kosong, enggak di apa-apain sampahnya," ungkap Jaenudin saat di temui di lokasi PDU, Selasa (27/9/2022).

Ia bersyukur akhirnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyoroti permasalahan tersebut, sehingga PDU dibuat pada Juni 2021 lalu.

Jaenudin akui dalam sehari, pihaknya mengelola sebanyak 500 kilogram sampah daur ulang, seperti botol plastik, rongsokan dan kardus.

"Sejak ada PDU, mulai TPS ilegal berkurang karena kami juga kerjasama dengan TPA Burangkeng agar yang residu langsung diambil. Kira-kira dalam sehari bisa mengurangi 100 kilogram residu," ucapnya.

Pihaknya pun sangat menjaga kebersihan lokasi PDU agar tak meninggalkan bau busuk hasil sampah-sampah rumahan yang tidak bisa didaur ulang.

"Beberapa sampah yang diangkut di sini, yang residunya kami pisahkan, kemudian kami minta langsung diangkut ke TPA."

"Sisanya, 1.200 anggota kami memisahkannya sendiri di rumahnya sehingga hanya yang bernilai ekonomis yang dibawa ke sini," tutur Jaenudin.

Kini, PDU menaungi sebanyak tujuh bank sampah yang berlokasi di perumahan warga, baik di Mekarmukti maupun wilayah lainnya.

(TribunBekasi.com/ABS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved