Berita Bekasi

Hari Kedua Operasi Zebra Jaya di Kota Bekasi, Polisi Banyak Temukan Pengendara Melanggar Lalu Lintas

Wakasatlantas Polres Bekasi Kota, Kompol Ayu Nurjani akui masih banyak pengendara melanggar lalu lintas di hari kedua Operasi Zebra Jaya 2022.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Ilustrasi - Wakasatlantas Polres Bekasi Kota, Kompol Ayu Nurjani akui masih banyak pengendara melanggar lalu lintas di hari kedua Operasi Zebra Jaya 2022. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Hari kedua pelaksanaan Operasi Zebra Jaya di Kota Bekasi, masih ditemukan banyak pelanggar yang tidak tertib berlalu lintas.

Meski tak ada saksi tilang manual, namun imbauan dari Satlantas Polres Metro Bekasi Kota tetap diberikan kepada para pelanggar.

Wakasatlantas Polres Bekasi Kota, Kompol Ayu Nurjani mengatakan jika pelaksanan operasi zebra ini digelar selama dua pekan ke depan, dengan tujuan untuk merubah perilaku masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas.

Namun, pada pelaksanaannya memang masih ada beberapa pelanggar lalu lintas yang ditemukan.

Oleh karena itu, edukasi kepada pelanggar sangat diperlukan, sehingga mereka memahami dan merubah perilaku buruk itu.

"Memang yang paling kelihatan sekali adalah pelanggaran marka jalan dan juga berhenti di bahu jalan, dan tidak menggunakan helm. Itu masih banyak ditemui," kata Ayu Nurjani, Selasa (4/10/2022).

Diungkapkan oleh Ayu, masih ada beberapa pelanggar yang ditemukan.

Namun Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, sudah melakukan langkah-langkah sosialisasi terkait operasi zebra ini.

Sehingga ia menampik, banyaknya pelanggar karena kurang sosialisasi.

"Sebenernya kita sudah menginformasikan ke medsos, sudah melakukan edukasi kepada warga dan juga informasi bahwa memang ada operasi zebra,"

"Mohon dengan sangat hormat kpd media mohon disampaikan ke masyarakat agar ada kesadaran perilaku untuk berlaku tertib," katanya.

Ayu menyampaikan jika memang dalam pelaksanaan operasi zebra tidak ada sanksi tilang yang diberikan.

Sebab, tujuan operasi zebra merupakan edukasi kepada masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas.

"Secara penegakan hukum, kami memberi teguran-teguran secara simpatik. Tapi wujud kami memang adanya perubahan perilaku, kerena walaupun orang ditindak berulang-ulang tanpa adanya perubahan, omong kosong juga," ucapnya.

(TribunBekasi.com/JOS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved