Berita Nasional
Fantastis, Penyaluran BLT BBM di Palembang Capai 99 Persen
Untuk mempercepat penyaluran BLT BBM disana, Pos Indonesia menerjunkan 200 petugas juru bayar. Mereka bekerja siang dmalam dan tak mengenal hari libur
“Kalau sudah meningkat taraf hidupnya, berikutnya bantuan bisa diberikan kepada penerima lain yang kondisinya lebih membutuhkan,” ujarnya.
Perihal begitu menantangnya perjalanan mengantarkan BLT BBM, dituturkan langsung oleh salah seorang petugas juru bayar dari Kantor Pos KCP Palembang, Angga Irawan.
Angga Irawan telah kenyang pengalaman menyalurkan bantuan di wilayah perairan dengan menempuh waktu perjalanan 3 jam menggunakan speedboat.
Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Besok Terakhir, PT HM Sampoerna Tbk Membutuhkan 7 Orang Operator Forklift
Baca juga: Polisi Temukan Bekas Luka yang Sebabkan Waria Tewas Membusuk di dalam Salon
“Kami sering berangkat saat air sedang pasang dan ombak besar, sempat juga bertemu buaya,” tutur Angga Irawan.
Meski demikian, Angga Irawan mengaku senang bisa menyampaikan amanah pemerintah kepada penerima bantuan.
“Kami menyalurkan di komunitas, dalam sehari 900 KPM. Mereka semua berprofesi petani, butuh bantuan. Kami merasa ini sebagai tanggung jawab dan kewajiban sehingga memang harus dibayarkan, meski tantangannya berat,” katanya.
Petugas juru bayar lainnya, Aris, menuturkan pengalaman serupa. Dia terbiasa menumpang speedboat dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam untuk sampai ke lokasi penyaluran BLT BBM.
“Proses penyaluran aman, lancar. Per hari kami menyalurkan untuk 1.500 KPM. Pernah juga sehari 4.900 KPM. Situasi pembayaran kondusif. Mereka rata-rata profesi nelayan dan petani,” ujar Aris.
Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT AHM Butuh Tenaga Part Logistic Analyst dan Part Sales Supervisor
Baca juga: Tren Kenaikan Terhenti, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Kamis Ini Turun Rp 5.000 Per Gram
Seperti Angga, Aris juga menikmati pekerjaan sebagai petugas juru bayar Pos Indonesia. Segala lelah dan duka di perjalanan seakan sirna tatkala melihat kebahagiaan di wajah para penerima bantuan.
“Saya menikmati pekerjaan ini, karena bisa menyalurkan bantuan kepada penerima. Saya lega bisa menyalurkan bantuan. Tapi uang yang kami bawa selalu sisa karena KPM ada yang persyaratannya kurang atau yang menerima bukan termasuk di satu KK,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Fendy-Anjasmara-6Okt.jpg)