Berita Jakarta
TMII Uji Coba Buka Terbatas Mulai 20 November 2022, Buruan Pesan Tiket Secara Online di Website Ini
Masyarakat yang ingin berkunjung ke TMII dapat memesan tiket secara online melalui website www.tamanmini.com mulai tanggal 16 November 2022.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dedy
Rancangan bangunan utama berupa peta relief Miniatur Indonesia berikut penyediaan airnya, Tugu Api Pancasila, Bangunan Joglo, dan Gedung Pengelolaan disiapkan oleh Nusa Consultants.
Berikut pembuatan jalan dan penyediaan kavling tiap-tiap bangunan. Sementara rancangan bangunan lain, seperti bangunan khas setiap daerah, dikerjakan oleh berbagai biro arsitek.
Nusa Consultants hanya membantu menjaga keserasian keseluruhannya.
Sebelum menempati lokasi sekarang, TMII pernah diusulkan dibangun di kawasan lain yakni Waduk Melati dekat Hotel Indonesia di Menteng, Jakarta Pusat; kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat; dan Sunter, Jakarta Utara.
Namun, ketiga lokasi itu tidak cukup luas untuk membangun TMII.
Kemudian Gubernur Jakarta kala itu Ali Sadikin atau yang karib disapa Bang Ali mengusulkan agar TMII dibangun di wilayah pinggiran Jakarta.
Usulan Bang Ali selanjutnya disampaikan Ibu Tien kepada Brigjen TNI Herman Sarens Sudiro.
Herman dikenal sebagai komandan korps Hankam sekaligus merangkap project officer pembangunan TMII.
Saat itu, Herman juga baru membereskan pembebasan lahan untuk pembangunan markas besar ABRI di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur.
Menanggapi usulan Bang Ali, Herman kemudian mengusulkan TMII dibangun di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur. Herman juga meyakinkan Ibu Tien tentang potensi kawasan Bambu Apus.
Pembangunan TMII sempat menuai kritikan karena dianggap sebagai pemborosan anggaran. Namun, pembangunan TMII tetap berjalan selama pemerintahan Presiden Soeharto.
Ibu Tien mengatakan pembangunan miniatur Indonesia itu menelan dana sebesar Rp 10,5 miliar. Dana pembangunan TMII seharusnya dibebankan kepada pihak swasta dan pengusaha.
Namun, skema pendanaan itu menjadi ganjil karena provinsi juga ikut menanggung 16 persen dari total biaya pembangunan.
Meski menuai kritikan publik, TMII terus dibangun dan diresmikan pada 20 April 1975.
Kemudian untuk pertamakalinya, pada Januari 2022, TMII direnovasi oleh Presiden ke-7 RI Jokowi.