Senin, 18 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Bupati Cellica Sesalkan Pungli Beasiswa Karawang Cerdas, Segera Buka Posko Pengaduan

Bupati Cellica bakal membuka link layanan pengaduan di Bagian Kesra bagi siswa dan mahasiswa penerima beasiswa yang mengalami pungli.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com
Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. 

Diduga pelakunya itu oknum alumni dari perguruan tinggi di Karawang.

Keluhan itu awalnya masuk ke pesan di instagram pribadi Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

"Iya betul terkait pungli beasiswa kacer itu awal masuknya dari instagram bupati. Kami langsung bergerak cepat menelusuri para korban," kata Kepala Bagian Kesra Setda Karawang, Rohmana Setyansah saat dikonfirmasi pada Jumat (13/1/2023).

Dari hasil penelusuran, kata Rohmana, sejauh ini korban ada sebanyak enam orang, dengan pungli yang dialami mulai Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.

Baca juga: Jadwal Layanan SIM Keliling Karawang, Jumat 13 Januari 2023, Simak Lokasi dan Persyaratannya

Baca juga: Cuaca Karawang, Jumat 13 Januari 2023, Pagi Cerah Berawan, Hujan Turun Mulai Siang Hingga Malam

Artinya, dari total beasiswa Karawang Cerdas yang diterima Rp 6 juta per tahun itu terkena pungli hingga 50 persen.

"Sejauh ini korbannya ada enam orang, mereka adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Karawang. Oknum yang melakukan pungli adalah alumni dari kampus tersebut,” ungkap Rohmana.

Rohmana menambahkan, pihaknya mendampingi korban membuat laporan di Polsek Karawang Kota.

Tak lama itu dilakukan penyelidikan hingga para pelaku pungli langsung mengembalikan uang beasiswa Karawang Cerdas milik para korban.

"Meski pun uang sudah dikembalikan, kami mempersilahkan polisi untuk tetap melanjutkan proses hukum sebagai efek jera bagi para pelaku,” terangnya.

Rohmana menjelaskan, dalam proses pendistribusian uang beasiswa Karawang Cerdas. Pihaknya menyalurkan langsung melalui uang rekening penerima. Uangnya langsung ditransferkan ke rekening penerima sesuai jadwal.

Diduga pungli dilakukan oknum alumni itu karena merasa berjasa atas beasiswa yang di dapatkan mahasiswa tersebut. Padahal dalam seleksinya semua sudah sesuai ketentuan dan pendaftarannya melalui online.

"Jadi fair ya pendaftarannya secara online, uang juga tidak melalui orang, tapi langsung di tranfer ke rekening masing-masing,” tandasnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved