Sabtu, 18 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Karawang

Setelah Pungli Beasiswa Karawang Cerdas Terungkap, Cellica akan Buka Posko Pengaduan

Pemkab Karawang akan membuka pos pengaduan pungutan liar (pungli) Karawang Cerdas (Kacer), setelah ada 6 penerima beasiswa menjadi korban pungli.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Pemkab Karawang akan membuka pos pengaduan pungutan liar (pungli) Karawang Cerdas (Kacer), setelah ada 6 penerima beasiswa Kacer menjadi korban pungli. Keteragan Foto: (Ilustrasi) 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG -- Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, menyesalkan terjadinya pungutan liar (pungli) program beasiswa Karawang Cerdas (Kacer).

Pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum kakak kelas yang telah lulus kuliah itu benar-benar merugikan penerima beasiswa, sebab yang persentase yang dipungli hingga 50 persen.

"Saya sangat menyayangkan kejadian ini dan kami pastikan pelaku akan ditindak tegas," kata Cellica Nurrachadiana.

Menurut Cellica, pihaknya tengah menindaklajuti dengan menyelidiki laporan dan aduan para penerima beasiswa Karawang Cerdas yang menjadi korban.

"Jumlahnya bervariasi mulai dari satu juta hingga potongan 50 persen dari besaran uang yang diterima per anak," kata Cellica pada Jumat (13/1).

Cellica menjelaskan bahwa Pemkab Karawang mengalokasikan Rp 20 miliar per tahun untuk beasiswa Karawang Cerdas, bagi pelajar sekolah maupun mahasiswa.

Pihaknya langsung mentransfer beasiswa ke rekening masing-masing penerima untuk menghindari pungli.

"Ini pastinya untuk membantu anak-anak kami yang berprestasi agar lebih termotivasi belajar lebih giat," kata Cellica.

Namun ternyata di lapangan masih ditemui praktik pemotongan liar seperti ini.

Link pengaduan

Karena itu Pemkab bakal membuka link layanan pengaduan di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), bagi para korban pungli beasiswa Karawang Cerdas.

Informasi terakhir dari pihak kepolisian, satu pelaku sudah menyerahkan diri.

Dia mengakui pungli itu, tapi sudah mengembalikan uang yang dipungutnya dan sudah meminta maaf kepada para korban.

Sementara dua pelaku lagi masih belum bisa dihubungi.

"Tentunya kami pun menunggu itikad baik (pelaku) untuk mengembalikan dan meminta maaf kepada para korban. Saya tidak ingin ada kejadian seperti ini lagi di kemudian hari," tandas Cellica.

Sumber: Tribun bekasi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved