Penangkapan Teroris
Tim Densus 88 Tangkap SN Terduga Teroris di Tangsel, Pernah Kerja di Bank Sebelum Jadi Simpatisan
Nurji, ayah kandung SN, mengatakan, dirinya tidak terlalu memerhatikan hal-hal aneh atau yang mencurigakan dari anak keduanya tersebut.
Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM --- Terduga teroris berinisial SN ditangkap kawanan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror di Jalan Cempaka, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Jjumat (20/1/2023).
Siapa sebenarnya SN?
Nurji, ayah kandung SN, mengatakan, dirinya tidak terlalu memerhatikan hal-hal aneh atau yang mencurigakan dari anak keduanya tersebut.
Setahu dia, anaknya hanya simpatisan dari salah satu habib di Indonesia.
BERITA VIDEO : USAI BOM BUNUH DIRI DI BANDUNG, RIDWAN KAMIL PERINTAHKAN RT/RW WASPADA
Meski begitu, Nurji mengaku dirinya berusaha sabar dan tegar melihat anaknya dibawa polisi.
Menurutnya, sesuatu pekerjaan punya resiko masing-masing.
Dari penuturan Nurji, SN ternyata pernah bekerja di bank.
Baca juga: Penangkapan 11 Teroris Jamaah Islamiyah di Sumatera Utara, Peran Masing-masing Tersangka Terungkap
"Sebelum cerai dia kerja di Bank. Terus dia bilang sama ibunya mau jadi simpatisan, makanya keluar dari bank. Katanya riba. Saya bilang terserah kamu itu kan urusan kamu sendiri. Akhirnya dia ngojek," kata Nurji, Jumat (20/1/2023).
Setelah berprofesi sebagai gojek, Nurji mengaku tak terlalu memahami seluk beluk aktivitas putranya.
"Enggak tahu kegiatannya karena bujangan itu. Saya tahunya dia ngegojek. Kan pulangnya enggak nentu. Ya kadang pulang malam," sambungnya.
Sementara itu, menurutnya anaknya adalah orang baik.
Hanya saja, ia beranggapan anaknya terlalu berlebihan simpatiknya kepada seorang habib yang ia kagumi.
Dikenal sosok tertutup dan jarang bergaul
Aris Subagiyo (26), warga RW 03 Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara diamankan tim Densus 88 Antiteror Polri atas dugaan terorisme.
Tim Densus 88 menangkap terduga teroris pada Jumat (20/1/2023) pagi saat yang bersangkutan hendak pergi kerja di Kelapa Gading.
Ketua RW 03 Sunter Agung, Tubagus Shidik Jaya Permana menjelaskan, Aris dikenal sebagai sosok yang tertutup dari pergaulan warga.
Shidik bahkan mengaku tak mengenali wajah terduga teroris itu meskipun sebagai salah satu warganya.
"Justru saya juga tidak kenal wajahnya, karena kan yang bersangkutan kurang bergaul dengan masyarakat," kata Shidik saat ditemui di rumahnya di Sunter Agung, Jumat malam.
Shidik menambahkan, Aris bukan warga baru di lingkungannya. Ia tinggal bersama orang tuanya, anak kelima dari enam bersaudara.
Ditangkap Saat Berangkat Kerja
Sebelumnya, Tim Densus 88 Anti Teror Polri menangkap seorang warga di RW 03 Sunter Tanjung, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (20/1/2023) pagi.
Penangkapan itu terkait tindak pidana terorisme kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang dilakukan oleh terduga teroris Aris Subagiyo (26).
Ketua RW 03 Tubagus Shidik Jaya Permana membenarkan salah seorang warganya telah diamankan oleh tim Densus 88.
Menurut Sidik, tim Densus 88 mendatangi rumah terduga teroris di Jalan Ancol Selatan RT 01 RW 03 No 45 Kelurahan Sunter Agung pada pukul 10.50 WIB usai penangkapan Aris.
Sidik menambahkan, Aris ditangkap saat hendak pergi ke tempat kerjanya yang berada di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Ya, tadi pagi diamankan oleh Densus," kata Sidik saat ditemui di kediamannya pada Jumat petang.
"Hasil pemberitahuan Densus bahwa yang bersangkutan diamankan di sekitar tempat kerjanya oleh Densus 88 persisnya saya kurang tahu," pungkasnya.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
(Sumber : Laporan Wartawan TribunTangerang.com, Rafsanzani Simanjorang/Raf/M Rifqi Ibnumasy/m38)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.