Sabtu, 11 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bencana

Perumahan BMI Karawang Dilanda Banjir, Ketinggian Air Hingga 1,5 Meter

Kepala Desa Dawuan Barat, Dadi Soemantri mengatakan, bahwa banjir terjadi di Perumahan BMI 1 dan BMI 2.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Perumahan BMI, Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang dilanda banjir pada Senin (27/2/2023). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Perumahan BMI, yang berada di Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang terendam banjir pada Senin (27/2/2023).

Ketinggian permukaan air di perumahan tersebut bervariasi, mulai dari 40 centimeter hingga 1,5 meter.

Kepala Desa Dawuan Barat, Dadi Soemantri mengatakan, bahwa banjir terjadi di Perumahan BMI 1 dan BMI 2.

Menurut Dadi Soemantri, ketinggian permukaan air banjir mulai 60 centimeter hingga 1,5 meter lebih.

"Kalau jumlah yang terdampak ada 1 ribu KK lebih, pastinya masih pendataan di lapangan," katanya, pada Senin (27/2/2023).

BERITA VIDEO: JALAN RAYA PANTURA KARAWANG TERENDAM BANJIR, AKIBATNYA LALU LINTAS TERGANGGU

Dia menerangkan, sebagian warga sudah dievakuasi ke lokasi pengungsian. Pihaknya juga tengah mempersiapkan dapur umum untuk makan warga.

"Sudah sebagian besar warga dievakuasi, ada tiga titik pengungsian termasuk dapur umum," katanya.

Aki Suryadi Ketua RW 11 Perumahan BMI 2, Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, mengatakan, banjir mulai merendam sejak subuh pada Senin (27/2/2023). Semakin siang ketinggian banjir semakin tinggi.

Baca juga: Tak Pandang Bulu, Banjir Juga Rendam Dua Kantor Partai di Kota Bekasi 

Baca juga: Warga Terdampak Banjir di Perumahan Villa Kencana Cikarang Capai 2.500 KK

"Tadi subuh masih di jalan saja, tapi terus naik makin naik tinggi banjirnya. Di sini bisa 50 centimeter sampai 1 meter lebih," katanya.

Di perumahan BMI 2 yang terdampak yakni RW 11, 12, 13 atau blok A, B, dan C. Selain tinggi, arus air juga cukup deras.

"Arus airnya deras bangat, apalagi di blok C karena daerahnya kan rendah," katanya.

Dia menyebut, penyebab banjir ini salah satunya karena pembangunan sipon di Bendung Tarum Timur (BTT).

"Ya itu kan lagi bangun sipon tapi lama enggak selesai-selesainya. Itu salah satu penyebab banjirnya," katanya.

Baca juga: Kali Ciliwung Meluap, 250 Rumah di Kebon Pala Terendam Banjir Hingga Ketinggian 1,5 Meter

Baca juga: Sudah Empat Hari Banjir di Perumahan Villa Kencana Cikarang Belum Surut

Jalan Raya Pantura

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved