Berita Karawang
Pemkab Karawang Terima Dana CSR Ratusan Juta Rupiah untuk Program BAAS Atasi Stunting
Dana CSR itu terlebih dahulu masuk ke Baznas Karawang setelah itu disalurkan ke anak stunting tersebut.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menerima dana CSR (corporate social responsibility) ratusan juta rupiah untuk program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) tahun 2023.
Dana CSR stunting itu diterima dari perusahaan PT Hermamuda senilai Rp 110 juta dan Bank BJB senilai Rp 27 juta oleh Ketua Tim Perceptan penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Karawang sekaligus Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh di Aula Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang pada Senin (6/3/2023).
Aep mengungkapkan, dana CSR itu akan disalurkan dalam bentuk makanan bergizi kepada 480 anak stunting di 21 kecamatan di Karawang.
Dana CSR itu terlebih dahulu masuk ke Baznas Karawang setelah itu disalurkan ke anak stunting tersebut.
BERITA VIDEO : DI KARAWANG 10 PERUSAHAAN BANTU TANGANI STUNTING
"Sesuai instruksi ibu bupati, angka stunting di Karawang ditarget mencapai 8 persen di tahun 2023 ini. Oleh karena itu program penurunan stunting di Karawang harus dilakukan semakin massif,” ungkap Aep.
Aep sangat mengapresiasi kepada perusahaan yang turun berkontribusi dalam penanganan stunting di Karawang.
Dikatakannya, program BAAS Karawang merupakan percontohan di Jawa Barat karena berhasil menjalankan konsep pentahelix dengan baik.
Baca juga: Penurunan Angka Stunting Lebihi Target Nasional, Pemkab Karawang Raih Penghargaan Gubernur Jabar
"Alhamdulillah yang menjadi bapak asuh anak stunting di Karawang tidak hanya ASN dan instansi pemerintahan saja. Akan tetapi semua unsur dari pentahelix ikut andil. Termasuk perusahaan-perusahaan di Kawasan industri di Karawang," ungkapnya.
Aep menambahkan, untuk kondisi stunting di Karawang setelah dilakukan intervensi pemberian makanan bergizi melalui program BAAS.
Telah terjadi perningkatan berat badan dan tinggi badan yang siginfikan pada anak-anak stunting di Karawang.
BERITA VIDEO : JOKOWI SINGGUNG KASUS IBU KASIH KOPI SUSU SASET KE BAYI
Pada tahun 2022 kemarin, kata Aep, angka stunting di Karawang turun dari 20,6 persen menjadi 14 persen.
Artinya, upaya percepatan penurunan stunting yang dilakukan Pemkab Karawang sudah membuahkan hasil.
“Karawang pada tahun 2022 menjadi 4 besar terbaik penurunan stunting di Jawa Barat,” ungkap Aep.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/program-bapak-asuh-anak-stunting-di-karawang.jpg)